Pendemo Gelar Pawai, Berharap KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi yang Diduga Melibatkan Seorang Politisi

Sekelompok massa menggelar aksi pawai mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan harap KPK usut tuntas kasus yang melibatkan seorang politisi

Editor: Panji Baskhara
KOMPAS.com/ICHA RASTIKA
Ilustrasi: Sekelompok massa menggelar aksi pawai mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan harap KPK usut tuntas kasus yang melibatkan seorang politisi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sekelompok orang menggelar aksi pawai dukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usut kasus durian gate.

Diketahui, kasus tersebut menyeret nama seorang politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Mereka berpawai sambil membawa sejumlah spanduk dari Gedung Merah Putih KPK ke Kantor PKB.

"Aksi pawai sebagai ucapan rasa syukur, karena KPK sudah memberi sinyal dan kabar baik k masyarakat Indonesia"

"Akan membuka peluang besar untuk mengusut kasus duriangate (Kardus Durian)" tegas seorang Koordinator Aksi Lukman, Selasa (29/3/2022).

Kasus 'kardus durian' adalah kasus korupsi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi (PPIDT) di Papua pada 2011.

Kasus ini melibatkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), yang ketika itu dipimpin oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Kasus ini juga melibatkan sebuah perusahaan swasta.

KPK ketika itu melakukan tangkap tangan pada 25 Agustus 2011 dan meringkus dua orang dari Kemenakertrans.

Mereka ialah Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, dan bekas Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi Program Kemenakertrans.

Dikatakannya, aksi dukungan kepada KPK ini diharapkan penyidik lembaga antirasuah untuk usut tuntas kasus ini.

Pihaknya pastikan dalam menyampaikan aksinya kali ini tak gentar dengan adanya aksi premanisme dan persekusi.

Kata dia, aksi premanisme dan persekusi yang menjadi perhatian publik itu justru jadi bola liar.

"Publik, netizen pun angkat bicara mengambil bagian porsinya untuk mendukung KPK soal kasus kardus durian," ujarnya lagi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved