Viral Media Sosial

Catatan CEO RADATIME, Viralnya MoonSwatch dan Warisan dari Sebuah Jam Tangan

Catatan CEO RADATIME, Viralnya MoonSwatch dan Warisan dari Sebuah Jam Tangan. Berikut selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
dailymail.co.uk
Antrian masyarakat di toko ritel Swatch. Mereka hendak membeli jam tangan MoonSwatch yang dirilis Omega dan Swatch 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jam tangan MoonSwatch, hasil Kolaborasi merek jam tangan terkemuka, yakni Omega dan Swatch mengguncang dunia.

Sejak dirilis tanggal 26 Maret 2022, antrean di toko Swatch terjadi serempak.

Masyarakat berbondong-bondong membeli MoonSwatch yang dibanderol seharga USD 260.

Hal tersebut disoroti CEO RADATIME, Hendra Kesuma.

Dirinya menilai kolaborasi Omega dan Swatch sangat fenomenal.

Mengingat kedua merek tersebut memiliki kelas yang berbeda.

Omega dipaparkannya berada di kategori luxury dengan kisaran harga USD 5.000 – USD 10.000.

Sedangkan Swatch berada di level ‘watches’ dengan kisaran harga kurang dari USD 500.

"Kolaborasi ini dipandang jenius, karena keduanya berada di hirearki yang sangat berbeda. Oleh karena itu, antrian yang membludak terjadi di seluruh toko ritel Swatch di seluruh dunia," ungkap Hendra Kesuma pada Selasa (29/3/2022).

Lebih lanjut dipaparkannya terdapat sejumlah faktor yang memicu momen fenomenal tersebut.

Pertama, desain Omega Moonwatch Speedmaster yang dominan pada koleksi MoonSwatch.

Sedangkan Omega model Moonwatch dibanderol dengan harga ritel Rp 82 juta.

Baca juga: Catatan CEO Radatime, Tokoh Dunia dengan Jam Tangan Merakyat?

Baca juga: Catatan CEO Radatime, di Balik Harga Jam Tangan yang Naik Berkali Lipat Selama Pandemi

"Dengan selisih harga yang jauh, di mana harga ritel Moonswatch hanya di bawah Rp 5 juta, sontak memicu respon masif dari pasar," ungkapnya.

Kedua, potensi keuntungan di pasar secondary market.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved