Narkoba

Polisi Jaga Ketat Kampung Bahari, Bandar Sabu kini Pilih Beraksi di Apartemen

Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus bergerak menangkap pengedar narkoba menyambut bulan puasa ini.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya menggrebek sarang narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (9/3/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bandar narkoba yang beraksi di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara kini memilih untuk menjalankan bisnis haramnya dari apartemen.

Pasalnya Kampung Bahari sudah digerebek oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara pada awal Maret 20222 kemarin.

Ditambah pascapenggrebekan, petugas juga masih berada di lokasi mengawasi permukiman seiring proses penataan yang masih berjalan.

Baca juga: Jelang Ramadan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sita 3.171 Botol Miras agar Generasi Muda tak Mabuk

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan informasi itu didapat usai penangkapan enam pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap pada Maret 2022 lalu.

Keenam orang yang ditangkap di Apartemen Mediterania, Kemayoran, Jakarta Pusat tersebut seluruhnya merupakan warga Kampung Bahari.

"Tadinya mereka main di Kampung Bahari, saat ini karena Kampung Bahari sedang menjadi pusat perhatian, akhirnya mereka bermain di Apartemen Mediterania," kata Kholis, Senin (28/3/2022).

Menurut Kholis, apa yang diungkap jajaran Polsek Kawasan Muara Baru itu menjadi bukti terjadinya pergeseran tempat peredaran narkoba bandar narkoba ke lokasi yang dianggap kondusif.

“Kami juga melakukan penyelidikan di Kampung Bahari dan sekitarnya, ternyata aktivitas mereka bergeser ke tempat-tempat lain,” tuturnya.

Baca juga: Irjen Fadil Imran Ingatkan Remaja untuk Menahan Nafsu tak Tawuran saat Bulan Puasa

Sementara Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP M. Debby Tri Andrestian mengatakan komplotan yang berjumlah enam orang ini mencari tempat lain untuk menjalankan bisnis haram mereka.

"Yang tadiny mereka ingin masukkan ke Kampung Bahari, namun demikian karena Kampung Bahari ditertibkan, akhirnya diedarkan lewat apartemen," ungkap Debby.

Alhasil, para pelaku yang telah mendapat 1,96 kilogram sabu dari daerah Jawa Barat dan ingin mengedarkan di Kampung Bahari, mengubah haluan dengan pindah menuju ke apartemen.

"Jadi barang itu bukan dari dalam Kampung Bahari, jadi barang itu dibawa dari luar kota," ungkap Debby.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Kemasan, Senin 28 Maret di Alfamat dan Indomaret, Termahal Tropical

Adapun dari keenam pelaku dua di antaranya adalah bandar sabu dan empat sisanya kurir. Mereka lalu diamankan ke Mapolsek Kawasan Sunda Kelapa untuk proses selanjutnya.

Sementara itu, sebanyak 2,2 kilogram sabu diamankan jajaran dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Kawasan Muara Baru dari pengungkapan tiga kasus yang dilakukan selama bulan Maret 2022.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved