RUU Kekhususan Jakarta

Politisi PSI Ingatkan Anies Serius Susun Naskah Akademik RUU Kekhususan Jakarta Sebelum Pensiun

Politisi PSI Anthony Winza Prabowo minta Anies Baswedan serius menyusun naskah RUU Kekhususan Jakarta, mengingat sebentar lagi pensiun.

Wartakotalive/Rafzanjani Simanjorang
Gubernur DKI Anies Baswedan jelang pensiun mendapat tugas berat, menyusun RUU Kekhususan Jakarta, mengingat ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Legislator mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk menyusun naskah akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) Kekhususan Jakarta dengan serius.

Regulasi itu dibuat pasca diresmikannya UU Nomor 2 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) pada Februari lalu, sehingga IKN tidak lagi di Jakarta tapi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Baca juga: Dinas Perikanan Karawang Khawatir Nelayan Gunakan Alat Tangkap Ikan yang Merusak Lingkungan

“Kami mendengar dengan saksama dari diskusi bahwa Pemprov DKI sedang menyusun masukan-masukan terhadap naskah akademik RUU kekhususan Jakarta,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Probowo pada Sabtu (26/3/2022).

“Kami minta Pemprov DKI agar serius dan bijak dalam menyusun input-input terhadap RUU ini dan juga melibatkan DPRD, karena dari RUU akan menentukan wajah Jakarta di masa depan,” lanjut anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini.

Anthony mengatakan, Jakarta harus menjadi kota modern seperti kota-kota maju dunia lainnya. Karena itu, dia menganggap perlu adanya studi ke kota maju dunia agar menjadi tolok ukur nasib Jakarta mendatang.

“Biar ada gambaran mau kayak apa nih ekonomi Jakarta. Contoh saja Singapura, programnya sukses ditambah infrastruktur hukumnya bagus,” ucap Anthony.

Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Anthony Winza Probowo.
Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Anthony Winza Probowo. ((KOMPAS.com/NURSITA SARI))

Kata dia, kepastian hukum di suatu negara maupun daerah menjadi sangat penting untuk menarik investor. Karena itu, dia sepakat dengan pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengenai persiapan Jakarta menuju pusat ekonomi global.

“Kami mendukung upaya-upaya baik dari Pemprov maupun Pempus untuk membuat Jakarta lebih maju pasca pindahnya IKN, dan menfokuskan Jakarta sebagai pusat ekonomi Indonesia bahkan kelas dunia,” katanya.

Jika ingin membuat Jakarta sebagai pusat ekonomi kelas dunia, kata dia, harus ada infrastruktur hukum yang kuat.

Hal ini mengingat bahwa salah satu aspek penilaian dalam Ease of Doing Business World Bank yang cukup penting adalah aspek penegakan hak kontraktual (enforcing contract), penegakan hak kontraktual berdampak pada pertumbuhan investasi dan ekonomi.

Baca juga: Pemkot Tangerang Larang Acara Bukber di Bulan Puasa dan Open House saat Lebaran

Karena itu, IKN dipindah, Anthony berharap infrastruktur hukum di Jakarta tidak ikut dipindah bahkan perlu diperkuat.

Sebagai perbandingan di Singapura sudah ada infrastruktur canggih untuk rapat persidangan arbitrase seperti di Maxwell Chambers, sehingga terdapat Lembaga Arbitrase Internasional seperti SIAC, ICC, dan kantor hukum arbitrase internasional.

‘Hal ini membuat singapura dipercaya sebagai salah satu tempat penyelesaian sengketa bisnis yang paling diminati di dunia dan menumbuhkan kepercayaan investor,” katanya.

Anthony juga menyarankan kepada pihak yang berwenang agar Pengadilan Niaga di Jakarta Pusat harus tetap ada di Jakarta.

Termasuk kantor-kantor pemerintahan pusat yang terkait investasi seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan kantor Kementerian Perdagangan.

Baca juga: Bisa Diisi di Rumah, Daya Motor Listrik Gesits Hanya Rp2.200 Per 50 Km

“Keberadaan mereka juga masih sangat dibutuhkan di Jakarta, apalagi penyumbang terbesar ekonomi Jakarta adalah perdagangan, sehingga perlu dipikirkan agar infrastruktur-infrastruktur penunjang investasi seperti hukum dan kantor pemerintahan terkait investasi tidak dipindah ke IKN,” imbuhnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved