Rabu, 29 April 2026

Berita Jakarta

Anies Memprediksi Ramadan Tahun Ini Akan Lebih Ramai dan 'Hidup'

Anies Baswedan juga memprediksi kegiatan Ramadhan pada tahun ini akan lebih intensif dibanding dua tahun lalu.

Youtube
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok pangan terutama bahan pokok di Ibu Kota dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan warga selama bulan Ramadhan 2022.

Hal tersebut diungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meresmikan Masjid Jami Miftahul Jannah di Komplek Metland Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (27/3/2022).

"Kami tentu terus melakukan pemantauan di pasar, di DKI itu ada tiga lembaga yang bekerja, satu Pasar Jaya, kedua ada Dharma Jaya dan ketiga Tjipinang Food Station," ucap Anies di lokasi.

Baca juga: Anies Baswedan Bangga Lihat Pengelolaan Air di Masjid Miftahul Jami Miftahul Jannah yang Canggih

Orang nomor satu di Ibu Kota ini juga mengatakan adapun ketiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI itu bekerja untuk menstabilkan pasokan kebutuhan bahan pokok di Jakarta.

"Jadi, Alhamdulillah mereka semua sudah mengantisipasi karena siklus ini kan siklus tahunan, apalagi tahun ini Ramadan-nya mungkin akan lebih ramai," jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga memprediksi kegiatan Ramadhan pada tahun ini akan lebih intensif dibanding dua tahun lalu.

Baca juga: Wakil Gubernur DKI Jakarta Janji Bakal Tambah Fasilitas Kesehatan Demi Percepatan Vaksinasi Booster

Guna mengantisipasi, pihaknya sudah menyiapkan pasokan pangan dan terus memantau inflasi harga pangan di pasaran.

Anies juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau harga pangan hari ini melalui Info Pangan Jakarta (IPJ).

Adapun melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui rata-rata harga pangan di Jakarta setiap harinya.

"Itu sebuah aplikasi bisa dipakai untuk mengetahui pergerakan harga semua komiditi pangan yang ada di Jakarta," tutup dia. 

Masjid Istiqlal gelar salat tarawih

Masjid Istiqlal bersiap kembali melayani kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadan, mulai dari tarawih hingga buka puasa bersama.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, Masjid Istiqlal akan kembali dimaksimalkan untuk pelayanan ibadah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kapasitas jemaah dibuka 100 persen dengan barisan atau saf rapat, dan tak lagi ada tanda jaga jarak.

"Pada bulan suci Ramadan ini dimaksimalkan dioptimalkan, tapi dengan catatan tetap memperhatikan protokol," kata Nasaruddin dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022).

Jemaah tetap diwajibkan mengenakan masker selama berada di lingkungan Istiqlal. Tempat cuci tangan juga tetap dipertahankan.

Karpet sebagai alas salat juga kembali digelar. Masyarakat tetap dipersilakan, apakah ingin membawa sajadah sendiri atau tidak.

Guna menghindari penumpukan jemaah, Masjid Istiqlal juga telah memetakannya, yakni dengan memisahkan pintu masuk dan keluar, baik itu bagi perempuan dan laki-laki.

Juga, memperbesar dan memperbanyak area penitipan sepatu, sandal, atau tas pada sejumlah titik, dan lokasi parkir kendaraan yang kini berada di basement.

"Kalau kemarin itu titipan sandal hanya di bawah tangga, sedikit rebutan itu ya sebelum Covid."

"Sekarang kami sebar di luar, jadi insyaallah dikhawatirkan kerumunan berkurang, bagian utara selatan, menyebar dan luas tempatnya tidak lagi di bawah tangga seperti dulu," jelas Nasaruddin

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved