Vaksinasi Booster

Arief R Wismansyah Kejar Vaksinasi Booster agar Bisa Gelar PTM 100 Persen

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bertekad menggelar PTM 100 persen, namun dia ingin pelajar sudah vaksinasi booster.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tengah mengejar target vaksinasi booster bagi kalangan prlajar, tujuannya supaya bisa menggelar PTM 100 persen. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang terus menggencarkan penyaluran Vaksinasi Covid-19 tahap tiga atau booster bagi para pelajar di Kota Tangerang.

Walikota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, hal tersebut dilakukan agar seluruh sekolah hingga jenjang SMP di Kota Tangerang dapat menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh.

Baca juga: Mikha Tambayong Berduka, Nenek Tercinta Meninggal Dunia

"Kita terus berupaya agar PTM dengan kapasitas 100 persen bisa digelar di Kota Tangerang bagi pelajar," ujar Arief Wismansyah, Sabtu (26/3/2022).

"Salah satu upaya yang masih terus kita lakulan adalah menggencarkan vaksin booster kepada anak-anak sekolah ini," imbuhnya.

Nantinya, seluruh perangkat sekolah yang mengikuti PTM 100 persen harus memenuhi syarat, yakni menjalani Vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

Vaksinasi Covid-19 dosis lengkap yang dimaksud tersebut adalah Vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan minimal telah melakukan vaksinasi dosis kedua.

Baca juga: Setelah Diomelin Jokowi, Polri Bakal Gunakan Seragam Buatan Dalam Negeri

"Kita juga merencanakan gelaran PTM 100 persen ini harus ada syaratnya, yaitu mereka yang sudah menjalani Vaksinasi Covid-19 dengan dosis lengkap," kata dia.

"Minimal siswa-siswi ini sudah harus Vaksinasi dosis satu dan dosis ke dua, kalau memang anak itu sudah waktunya menjalani Vaksinasi Covid-19 tahap tiga atau booster, ya mereka sudah harus booster, itu semua harus lengkap," jelasnya.

Menurutnya, penerapan PTM 100 persen tidak berbeda jauh dengan gelaran sebelumnya. Dan nantinya perapan protokol kesehatan di sekolah akan semakin diperketat.

Sekolah wajib menyediakan wastafel untuk mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer, masker, pembentukan satgas Covid-19, dan penerapan protokol kesehatan lainnya dengan ketat.

Baca juga: Ariza Bangga Pemprov DKI Lakukan Terobosan pada Jaring Pengaman Sosial Akibat Pandemi Virus Corona

"Teknisnya nanti dalam seharinya hanya sebagian murid saja dari setiap kelas yang masuk, selain itu seluruh perangkat sekolah juga harus dan wajib melaksanakan protokol kesehatan, demi keamanan dan keselamatan semua," tutup Arief Wismansyah.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved