MotoGP Mandalika

Sempat Nyaris Collapse, Kini Bisnis Perhotelan di Mandalika Bangkit Berkat Digelarnya MotoGP

Berkat MotoGP Mandalika digelar, bisnis perhotelan di Mandalika Tengah, Lombok, NTB langsung bangkit.

Wartakotalive.com/Rafsanjani Simanjorang
Bahri, Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) saat ditemui Wartakotalive.com di HM Hotel, Lombok Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM - Berkat MotoGP Mandalika digelar, bisnis perhotelan di Mandalika Tengah, Lombok, NTB langsung bangkit.

Seperti yang diketahui, sebelum MotoGP tersebut digelar, perhotelan di Mandalika nyaris collapse alias bangkrut.

Berawal dari gempa dasyat tahun 2018 lalu, perhotelan mencoba bangkit namun dihantam pula pandemi Covid-19, yang membuat bisnis perhotelan gigit jari.

Dengan adanya MotoGP, bisnis ini pun mendadak ramai dan harganya pun naik sehingga sempat jadi perhatian pemerintah.

Samsul Bahri, Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) saat ditemui Warta Kota di JM Hotel sebut, perhotelan di Mandalika Tengah penuh.

Penuh karena tamu, terutama dari crew, official dan para petugas lain yang tugasnya berkaitan dengan balapan MotoGP atau persiapan sirkuit.

"Ini adalah event terbesar yang pernah kami rasakan di Mandalika. MHA punya 61 properti, hampir 50 persennya dihuni oleh crew dan official, dan mereka menginapnya dengan jangka waktu lama," ucapnya di Lombok.

Meski hasil total pendapatan baru akan diketahui di akhir bulan Maret nanti, namun Samsul yakin perputaran uang begitu besar di Mandalika Tengah.

Mengingat, rata-rata tamu menginap selama enam malam, dengan kisaran harga per malam minimal Rp 1.000.000, hingga Rp 2.000.000, sedangkan harga normal hanya ratusan ribu rupiah.

Samsul menambahkan, kenaikan yang terjadi, tak lepas dari hukum ekonomi.

Namun, kenaikan tersebut menurutnya dibarengi dengan peningkatan standar pelayanan.

Sementara itu, segmen market perhotelan di Mandalika awalnya ternyata orang mancanegara.

Kenaikan harga yang terjadi pun disebut Samsul tak terlalu dipermasalahkan tamu dari mancanegara.

"Perhotelan di Mandalika sangat terbantulah dengan adanya MotoGP ini. Sekarang semuanya telah buka,"

"Semoga kebijakan dari pemerintah juga tidak berubah, sehingga wisatawan tidak khawatir untuk datang tanpa harus melewati masa-masa karantina," ujarnya.

Sementara itu, untuk saran dan masukan para pengunjung lokal perihal harga penginapan yang meroket, MHA akan melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak.

Hal itu dilakukan guna memberi penawaran lain yang tidak memberitkan calon pengunjung, misalnya penginapan dipaketkan dengan tiket nonton MotoGP serta tiket berwisata.

(Wartakotalive.com/RAF)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved