Pungli Parkir

Syafrin Liputo Janji Beri Sanksi Tegas pada Oknum Petugas yang Terlibat Pungli Parkir di Kali Adem

Kepala Dishib DKI Syafrin Liputo mengatakan pihaknya tak pandang bulu jika ada yang pungli parkir di Pelabuhan Kali Adem.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menegaskan pihaknya akan mengenakan sanksi tegas pada oknum yang berani memungli parkir di Kali Adem. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal memberikan sanksi tegas kepada oknum petugas yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pasalnya pungli dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab itu cukup besar mencapai Rp 100.000 per mobil kepada wisatawan Kepulauan Seribu yang memarkirkan kendaraannya di sana.

Baca juga: PT LIB Gandeng Polda Bali Pantau Larangan Perayaan Juara Liga 1 2021/2022 karena Masih Pandemi

“Saat ini di Pelabuhan Muara Angke (Kali Adem), teman-teman sedang melakukan pemeriksaan. Jadi apapun hasilnya nanti kami akan berikan sanksi kepada oknum yang disebutkan jikalau yang bersangkutan adalah petugas dari Dishub,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo pada Rabu (23/3/2022).

Hingga kini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih menelusuri dugaan pungli parkir di Pelabuhan Kali Adem. Karena itu, Syafrin enggan membeberkan hasil investigasi untuk sementara waktu.

“Rekan-rekan masih melakukan pemeriksaan di sana, karena siapa yng malam itu melakukan tiket, berinteraksi, itu perlu dilakukan pendetailan,” jelasnya.

Baca juga: Laporan Haris Azhar Soal Gratifikasi Bisnis Tambang Papua Lord Luhut, Ditolak Polda Metro

Terkait pengelolaan parkir di Pelabuhan Muara Angke, kata dia, saat ini layanan parkir belum operasi. Soalnya gedung di sana baru selesai dibangun dan masih dalam tahap penataan.

“Terhadap pungutan parkir oleh oknum saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut,” ucapnya.

Seperti diberitakan, sejumlah wisatawan Kepulauan Seribu yang memarkirkan kendaraannya di Pelabuhan Kali Adem, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara resah. Mereka diduga menjadi korban pungutan liar (pungli) parkir dari orang yang tidak bertanggung jawab di sana.

Salah satu wisatawan Kepulauan Seribu, Rosyid (41) terkejut saat hendak meninggalkan lokasi parkiran mobil di Pelabuhan Kali Adem pada Minggu (20/3/2022). Pasalnya dia mendadak ditagih tarif parkir hingga Rp 100.000 dari oknum masyarakat usai memarkirkan kendaraannya di sana selama satu malam.

Baca juga: Kepiting Lemburi jadi Komoditas Unggulan, KKP Melalui BKIPM Luncurkan Kampung Kepiting di Pemalang

“Saya diminta duit Rp 100.000 untuk parkir, tarif itu katanya karena kendaraan saya menginap,” ujar Rosyid asal Jakarta Timur kepada wartawaan pada Senin (21/3/2022).

Menurutnya, tarif tersebut sangat tidak wajar karena pihak yang menagih parkir juga tidak memberikan tiket sebagai bukti retribusi. Padahal dia sendiri telah membayar karcis parkir kendaraan yang dikeluarkan pihak Pelabuhan Kali Adem sebesar Rp 4.000.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved