Haris Azhar Tersangka

Haris Azhar Minta Kepastian Hukum Atas Perkara yang Dilaporkan Luhut, Jika Bersalah Siap Dihukum

Aktivis HAM Haris Azhar mendesak kepolisian tegas atas kasus perseteruannya dengan Luhut B Pandjaitan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Warta Kota
Aktivis HAM Haris Azhar tuntut kepastian hukum atas kasus perseteruannya dengan orang kuat Luhut B Pandjaitan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Lokataru Haris Azhar meminta kepastian hukum atas laporan yang dibuat oleh Luhut Binsar Pandjaitan hingga dirinya ditetapkan sebagai tersangka.

Ia tidak mau perkara ini digantung karena kalau memang harus dipidana ia bakalan siap menghadapinya.

"Saya ingin dipastikan, saya nggak mau digantung-gantung, saya dipidana atau tidak dipidana, intinya saya mau cari kepastian," ujar Haris, Rabu (23/3/2022) malam.

Baca juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Makanan untuk Kecerdasan Anak Tidak Perlu Mahal, Ini Dia Jenisnya

Haris melanjutkan, dirinya sudah siap apabila perkara pencemaran nama baik lord Luhut ini maju ke meja hijau.

Bahkan ia mengaku siap dihukum, apabila memang dirinya dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim dalam persidangan nanti.

"Kalau memang saya nggak salah saya minta dihentikan, kalau saya salah silakan hukum saya," tururnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar memenuhi janjinya untuk membawa sejumlah saksi dan bukti terkait dengan obrolannya di akun Youtube agar laporan Luhut Binsar Pandjaitan bisa dipatahkan.

Baca juga: Kepergok saat Beraksi Mencuri Motor, Pelaku Tembak Warga dengan Airsoft Gun

Haris mengaku, dalam proses penyelidikan sampai penetapan tersangka, hanya karena fokus dengan judul pembahasan dan pernyataan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti.

Sehingga dalam proses tindak lidana ini dianggap tidak sempurna karena penyidik tidak melihat materi diskusi di tayangan Youtube tersebut.

"Hanya mengambil sepotong tidak melihat konteksnya ketika kami beragumentasi itu lalu kami diserang silahkan bawa bukti," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved