Mensos ke Papua

Akses Mobilitas Sulit, Anak-anak di Sawer Papua Minta Mensos Berikan Speedboat

Mereka mengaku kesulitan dengan akses mobilitas karena jalan yang rusak dan wilayah yang dikelilingi dengan sungai. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Desy Selviany
Anak-anak Papua di Apawer minta Mensos Risma speedboat, Selasa (22/3/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, PAPUA  - Anak-anak Apawer, Sarmi, Papua Barat meminta speedboat (perahu motor) kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini

Mereka mengaku kesulitan dengan akses mobilitas karena jalan yang rusak dan wilayah yang dikelilingi dengan sungai. 

Hal itu diungkapkan oleh anak-anak Apawer saat berjumpa dengan Risma di Apawer pada Selasa (22/3/2022). 

Saat itu Risma mempersilakan anak-anak meminta sesuatu terhadapnya.

Seorang anak perempuan berteriak meminta speedboat kepada Risma. 

"Minta speedboat," ujar anak perempuan tersebut. 

Baca juga: Mensos Risma Hadiahi 50 Sepeda ke Anak Papua

Risma pun menanggapi permintaan tersebut.

Kata Risma akan lebih baik apabila anak-anak Sarmi diajari membuat perahu motor seperti anak-anak di Memberamo. 

Kata Risma, Kementerian Sosial bekerjasama dengan Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Universitas Cenderawasih. 

Risma menyebut, saat ini anak-anak Memberamo sudah mampu membuat perahu motor sendiri lantaran wilayahnya dikelilingi sungai dan rawa. 

"Nanti diajarin buat speedboat, nanti mama serahkan hari besok speedboat yang dibuat kakak-kakak kalian di Memberamo," tutur Risma. 

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mengunjungi Sarmi, Papua, Selasa (22/3/2022). Risma kaget saat melihat pohon Lea tumbuh subur secara liar di daerah itu.
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mengunjungi Sarmi, Papua, Selasa (22/3/2022). Risma kaget saat melihat pohon Lea tumbuh subur secara liar di daerah itu. (Warta Kota/Desy Selviany)

Wilayah Sarmi memang salah satu wilayah yang memiliki 1.000 jembatan. Wilayah pesisir utara Papua itu dikelilingi oleh muara. 

Jalan Trans Sarmi-Jayapura sudah cukup bagus.

Meskipun di beberapa jembatan masih rusak dan beberapa jembatan hanya dilapisi beton dan kayu. 

Sementara jalan dari Kota Sarmi ke Apawer sebagian besar rusak berlapis pasir. Beberapa jembatan juga ada yang miring. 

Baca juga: Anak-anak di Papua Butuh Listrik 24 Jam untuk Belajar, Risma akan Wujudkan Lewat Community Center

Jarak Sarmi ke Apawer kurang lebih 20 kilometer (km). Namun karena jalan rusak, jarak tempuh bisa mencapai dua jam perjalanan. 

Hal itu membuat Apawer terisolasi dari Kota Sarmi. 

Maka dari itu, pemerintah lewat Kementerian Sosial berencana membangun Apawer. Diharapkan, terbangunnya Apawer dan Sarmi maka bisa menjadi jalur ekonomi sepanjang dari Jayapura menuju Memberamo. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved