Waketum PBNU: Miftachul Akhyar Bukan Representasi NU di MUI

Menurut Zulfa, para pengurus MUI bukan bersifat keanggotaan organisasi, tetapi secara personal.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Musthofa mengatakan, pengunduran diri KH Miftachul Akhyar dari jabatan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), merupakan keputusan pribadi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Musthofa mengatakan, pengunduran diri KH Miftachul Akhyar dari jabatan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), merupakan keputusan pribadi.

Zulfa menilai kehadiran Miftachul Akhyar di MUI bukan sebagai perwakilan PBNU.

"NU tidak dalam kapasitas organisasi untuk menyikapi hal itu."

Baca juga: YLBHI Minta Masyarakat Lebih Siaga dan Hati-hati Terhadap Isu Tunda Pemilu dan Masa Jabatan Presiden

"Posisi Kiai Miftachul Akhyar di MUI selama ini adalah dalam kapasitas individual beliau, bukan representasi dari NU," jelas Zulfa yang dikutip dari NU Online, Selasa (22/3/2022).

Menurut Zulfa, para pengurus MUI bukan bersifat keanggotaan organisasi, tetapi secara personal.

Kiai Zulfa menerangkan, organisasi seperti NU dan Muhammadiyah bukanlah anggota MUI.

Baca juga: Bisa Timbulkan Isu Liar, Mahfud MD Batalkan Rakor Penundaan Pemilu 2024 di Balikpapan

"Jadi NU dan Muhammadiyah itu bukan anggota MUI, sekalipun orang-orangnya ada di MUI dan keanggotaan di MUI itu bukan keanggotaan organisasi."

"Oleh karena itu, PBNU tidak dalam kapasitas organisatoris untuk menyikapi pengunduran diri, dan itu diserahkan sepenuhnya kepada keputusan personal Kiai Miftachul Akhyar," jelas Zulfa.

MUI menolak permohonan pengunduran diri Miftachul Akhyar dari jabatan Ketua Umum MUI.

Baca juga: TANDA-tanda Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual, Salah Satunya Tiba-tiba Pendiam dan Mengurung Diri

Zulfa menilai penolakan tersebut merupakan otoritas dari pengurus MUI untuk memutuskan.

“Itu urusan MUI. Mau menolak, menerima, atau menindaklanjuti keputusan Kiai Miftachul Akhyar, itu adalah urusan internal MUI."

"PBNU tidak dalam kapasitas untuk menyikapi secara organisatoris keputusan itu," terang Zulfa.

Ditolak

Rapat pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak pengunduran diri KH Miftachul Akhyar dari jabatan ketua umum.

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan mengungkapkan, keputusan ini diambil dalam rapat pimpinan yang digelar pada Selasa (15/3/2022) kemarin.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved