Komisi II DPRD Kota Bogor Panggil PDJT Minta Kejelasan Aset dan Rencana Bisnis

Rapat kerja Komisi II DPRD Kota Bogor memanggil Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor, mempertanyakan kejelasan aset milik PDJT.

dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Edi Darmawansyah pimpin rapat kerja bersana PDJT Kota Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor, memanggil Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor dalam agenda rapat kerja, Jumat (4/3/2022) lalu.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Edi Darmawansyah dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Azis Muslim, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor Atty Somadikarya, serta anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Zaenal Abidin dan Bambang Dwi Wahyono.

Raker antara Komisi II DPRD Kota Bogor dengan PDJT Kota Bogor ini baru pertama kali dilakukan setelah dilantiknya Direktur baru PDJT Kota Bogor Lies Permana.

Dalam kesempatan raker ini, Edi menanyakan perihal kejelasan aset yang saat ini dimiliki oleh PDJT Kota Bogor. Sebab, sepengetahuannya aset yang dimiliki oleh PDJT Kota Bogor jika dilihat dari penyertaan modal pemerintah (PMP) Kota Bogor sejak 2007 bernilai Rp 35 miliar.

Hanya saja, berdasarkan hasil laporan audit, nilai aset terakhir yang dimiliki oleh PDJT hanya sekitar Rp 600 juta.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Edi Darmawansyah.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Edi Darmawansyah. (dok. Humpro DPRD Kota Bogor)

“Ini kan uang rakyat, uang yang sudah diberikan oleh pemerintah tentunya harus ada pertanggungjawabannya. Karena, aset inilah yang akan menjadi modal dasar PDJT Kota Bogor untuk menjalankan bisnisnya lagi,” ujar Edi.

Tak hanya itu, Edi juga menanyakan terkait rencana bisnis (Business Plan) dari PDJT Kota Bogor.

Baca juga: DPRD Kota Bogor Soroti Modal Dasar di Raperda Perubahan Perumda Tirta Pakuan Rp 1 Triliun

Menurutnya, dengan dipegangnya tampuk kepimpinan yang baru, sudah saatnya bagi PDJT Kota Bogor memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan Kota Bogor.

“Kita kan ingin tahu juga kapan ini PDJT bisa memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan Kota Bogor,” kata Edi.

Menjawab pertanyaan tersebut, DIrektur PDJT Kota Bogor Lies Permanasari mengatakan, bahwa sejak dilantik pada 2 Desember silam, ia memang tengah melakukan perbaikan dan penyelesaian masalah satu-persatu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved