Vaksinasi Booster
BIN: Vaksinasi Booster Lancar, Tak Ada Warga Menolak
Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono menjelaskan, saat ini masih banyak warga di Ibu Kota yang belum menerima vaksinasi Covid-19 booster.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Badan Intelijen Negara (BIN) tidak memiliki tantangan selama menggelar vaksinasi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.
Kepala BIN Daerah DKI Jakarta Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono menjelaskan, saat ini masih banyak warga di Ibu Kota yang belum menerima vaksinasi Covid-19 booster atau tahap ketiga.
"Masih ada kelompok-kelompok masyarakat yang belum menerima, sebenarnya seperti menolak," tuturnya di Menara Kompas Selasa (22/3/2022).
Namun demikian, katanya ada hambatan ketika pihaknya ingin menggelar vaksinasi Covid-19 di Jakarta.
Misalnya hari biasa warga banyak yang bekerja dari pagi sampai sore, sehingga peminatnya pasti sedikit.
Jenderal bintang tiga ini mengaku bakal mencari waktu yang tepat untuk menggelar vaksinasi.
"Kita akan coba gelar vaksin sore sampai sampai malam hari," jelasnya.
Kemudian ada juga warga yang belum waktunya untuk booster karena jarak dari vaksin kedua ke selanjutnya minimal 3 bulan.
Selain itu kondisi kesehatan masyarakat jadi faktor penghambat herd immunity warga Jakarta.
"Untuk di Menara Kompas ini kami gunakan jenis vaksin Pfizer dengan targer 500 perhari," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Intelegen Negara (BIN) bersama dengan Kompas Gramedia menggelar vaksinasi Covid-19 di Menara Kompas, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (22/3/2022).
Target orang yang tervaksinasi Covid-19 ini sebanyak 500 orang dan diselenggarakan selama tiga hari.
Kepala Badan Intelegen Negara Daerah DKI Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Nano Hamriono menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari.
"Jadi total selama tiga hari di sini itu sebanyak 1.500 jiwa, mudah-mudahan dapat tercapai," ucapnya.(m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bin-kompas.jpg)