Berita Nasional

Adukan Nasib Soal Hibah Besi Freeport, Suku Kamoro Gelar Aksi Unjuk Rasa di MA dan PN Jakpus

Adukan Nasib Soal Hibah Besi Freeport, Suku Kamoro Gelar Aksi Unjuk Rasa di MA dan PN Jakpus. Berikut selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Lima Dasar Kampung (Lima Daskam) asal Timika Mimika Papua mengelar aksi unjuk rasa di Sekretariat Mahkamah Agung pada Selasa (22/3/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penerima hak hibah besi scrap eks PT Freeport Indonesia, Lima Dasar Kampung (Lima Daskam) asal Timika Mimika Papua mengelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalam Gajah Mada, Jakarta Pusat, dan Sekretariat Mahkamah Agung pada Selasa (22/3/2022).

Dalam aksi tersebut, warga menuntut Pengadilan segera melaksanakan eksekusi penyerahan besi tua atas delegasi dan putusan Pengadilan Negeri Cibinong yang menggantung hingga saat ini.

"Kami bukan pencuri di sini. Kami hanya ingin mengambil besi hak masyarakat kami. Kami punya barang ingin lihat. Kami lima suku yang datang ke sini," kata salah seorang perwakilan Suku Kamoro.

Masyarakat 5 Daskam juga membentangkan seanduk usai mengadukan Ketua PN Jakarta Utara di depan halaman Kantor Bawas Mahkamah Agung RI di Rawasari Jakarta Timur.

Kepala Suku lain, mengatakan, besi hibah Freeport itu akan digunakan untuk masyarakat banyak.

Oleh karena itu, masyarakat Kamoro dan Lima Dasar Kampung meminta agar pengadilan segera menyerahkan besi tersebut.

"Itu masyarakat di sana menunggu, sudah berapa tahun kami menunggu. Kami harus membangun ada sekolah ada pertanian, ada perikanan, kita punya dana ini kita bangun, kapan orang-orang Papua di kasih jadi manusia," ungkap kepala Suku lain.

Baca juga: Komisi II DPRD Kota Bogor Panggil PDJT Minta Kejelasan Aset dan Rencana Bisnis

Baca juga: Evaluasi Program Samisade 2021, Ade Yasin Minta Kades Segera Selesaikan Laporan Pertanggungjawaban

Menurut, warga asal Kampung Koperapoka, Timika Papua, Edward Yulianus Omeyaro, menyampaikan, ada 5 kepala suku yang datang ke lokasi Pengadilan Jakarta Utara.

Antara lain, Kepala Suku Koperapuka Yosep Tumula, Kepala Suku Nawaripi Derek Abraham Maoromako Kepala Suku Nayaro Arnoldus Mapuaripi serta  Kepala Suku Ayuka Frans Tumuka.

Selanjutnya Lima Dasar Kampung, yakni Felix Ber Urmami (Tipuka), Elias MSiren Kampung, Nawaripi), Phelipus Tianaipa  (Ayuka) dan Paulinus Mapuaripi (Nayaro), juga didampingi  Dewan Perwakilan Pemuda Tipuka, Chelictus Utauru.

Edward mengatakan, lima kampung memperjuangkan hak dalam persidangan di Pengadilan Negeri Cibinong sejak tahun 2016.

Hibah Besi Freeport

Perebutan besi bekas ini bermula saat masyarakat tokoh kepala suku Kamoro tidak pernah mendapatkan limbah hibah besi dari Freeport.

Setelah ditelusuri, besi-besi tersebut dijual oleh mantan Bendahara Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko), Yosep Iri Kabarubun ke pengusaha besi di Bogor Jawa Barat, Muhammad Marwan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved