Luhut Lapor Polisi

Luhut Pandjaitan Tantang Haris Azhar dan Fatia Adu Data saat Sidang Pengadilan

Seperti diketahui Haris Azhar dan Fatia sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik 

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Biro Pers Setpres
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberi penjelasan di Istana Bogor, Senin (7/3/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA --  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) menantang aktivis HAM Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti untuk adu data di persidangan dan membuktikan di depan hakim jika mereka memang benar-benar tidak bersalah.

Seperti diketahui Haris Azhar dan Fatia sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik Luhut.

Tantangan Luhut itu diungkapkan kuasa hukumnya, Juniver Gisang, Minggu (20/3/2022).

Juiver menjelaskan, fakta dan bukti serta saksi dalam perkara ini menunjukkan bahwa Haris dan Fatia sudah menyebar fitnah, pencemaran nama baik dan bahkan pembunuhan karakter.

Sebab pernyataan Haris Azhar, katanya tidak memiliki dasar bukti.

"Kemudian di dalam prosesnya memang mereka sudah ditetapkan tersangka oleh polisi Haris Azhar dan Fatia," ucapnya, Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut, Haris Azhar dan Fatia Bakal Ajukan Praperadilan

Ia meminta kepada Haris dan Fatia untuk membeberkan fakta atas laporan yang sudah dibuatnya di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Juniver memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada hakim di persidangan nanti.

"Karena sidangnya terbuka tidak ada yang ditutup-tutupin dengan demikian nanti kita serahkan kepada pengadilan yang memutuskan perkara ini terbukti atau tidak," tegasnya.

Baca juga: Haris Azhar-Fatia Jadi Tersangka, Jubir Luhut: Jangan Terus Berlindung di Balik Jubah Pejuang HAM

"Nah oleh karenanya terhadap pernyataan yang menurut kami selama ini adalah pernyataan yang tidak menghargai data yang kami sampaikan ketidakbenaran mereka menganggap bahwa mereka yang benar, nah oleh karenanya kita uji di pengadilan aja karena negara ini negara hukum," katanya.

Sebelumnya, Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti bakal mengajukan praperadilan setelah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena mencemarkan nama baik Menteri Koordinator Bidang Kemaritoman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved