Luhut Lapor Polisi

Terrsangka Kasus Lord Luhut, Haris Azhar: Saya Sudah Buka-bukaan Hasil Riset Soal Papua

Haris mengungkapkan bahwa sebelum video itu tayang juga sempat meminta hak jawab pada pihak-pihak yang diperdebatkan.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Aktivis HAM Haris Azhar mengaku sudah membeberkan hasil riset yang menjadi permasalahan sehingga dilaporkan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarives) Luhut Binsar Pandjaitan. 

Kata Haris, ia sudah membeberkan lengkap hasil riset sembilan organisasi itu ke penyidik sejak pemeriksaan di berita acara pemeriksaan (BAP) dua bulan lalu. 

Namun kata Haris, riset itu sepertinya tidak dijadikan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebagai acuan dalam penyelidikan. 

"Kami sudah sampaikan isi riset saat pemeriksaan dua bulan lalu dalam BAP. Meskipun penyidik tidak menanyakan. Kami curiga ingin dibangun persepsi bahwa kami bicara tanpa rujukan," ujar Haris dalam konferensi pers yang tayang streaming pada Sabtu (19/3/2022).

Padahal kata Haris, berkali-kali ia menyampaikan bahwa riset yang dipublikasikan lewat Youtube pribadinya itu memiliki rujukan. 

Penyidik juga dinilai tidak menyentuh subtansi isi konten Youtube yang bertajuk 'Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi Ops Militer Intan Jaya! Jenderal BIN Juga Ada!!'  

Padahal kata Haris, video itu mengacu pada laporan dari hasil riset 9 organisasi. 

Baca juga: Jadi Tersangka Laporan Luhut Pandjaitan, Haris Azhar: Ruang Penjara Fasilitas Negara untuk Saya

"Dalam laporan tersebut tidak mau disentuh, enggak ada upaya sentuh laporan tersebut padahal video saya video membahas sebuah laporan yang disusun sembilan organisasi," tuturnya. 

Haris mengungkapkan bahwa sebelum video itu tayang juga sempat meminta hak jawab pada pihak-pihak yang diperdebatkan.

Tapi, Haris dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti tidak kunjung mendapatkan hak jawab. 

Baca juga: Aktivis HAM Haris Azhar: Penderitaan Orang Papua Tidak Bisa Diberangus dan Ditempatkan Dalam Penjara

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan membenarkan bahwa pihak Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan Haris dan Fatia sebagai tersangka. 

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarives) Luhut Binsar Panjaitan. 

"Keduanya sudah jadi tersangka. Senin nanti dijadwalkan untuk pemeriksaan," ujar Zulpan dihubungi Sabtu (19/3/2022). 

Zulpan mengatakan bahwa sampai saat ini Haris dan Fatia belum ditahan. Menurutnya penahanan ialah subjektifitas penyidik. 

Baca juga: Haris Azhar dan Fatia KontraS Siap Penuhi Panggilan Polisi Usai Menjadi Tersangka Terkait Lord Luhut

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved