Haris Azhar Tersangka

Haris Azhar Terhormat Jika Negara Beri Ruang Tahanan Saat Dia Memperjuangkan Perbaikan Kondisi Papua

Aktivis HAM Haris Azhar mengaku akan sangat terhormat apabila negara hanya memberikan ruang tahanan saat dia memperjuangkan perbaikan kondisi Papua.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Rangga Baskoro
Aktivis HAM Haris Azhar. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Dua aktivis HAM Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti akan diperiksa perdana sebagai tersangka pada Senin (21/3/2022).

Hal itu dilakukan, setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Haris dan Fatia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarives) Luhut Binsar Panjaitan.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Haris mengaku akan sangat terhormat apabila negara hanya memberikan ruang tahanan saat dia memperjuangkan perbaikan kondisi Papua.

Menurut Haris, jika ditahan, maka itu sebuah fasilitas yang diberikan negara.

Sebab, dia mengungkapkan fakta pejabat negara yang memiliki kepentingan ganda dalam bisnis dan politik.

Baca juga: Jadi Tersangka Laporan Luhut Pandjaitan, Haris Azhar: Ruang Penjara Fasilitas Negara untuk Saya

Baca juga: Senin Pekan Depan Haris Azhar dan Fatia Diperiksa Sebagai Tersangka, Konten YouTube Jadi Alat Bukti

Baca juga: BREAKING NEWS: Haris Azhar dan Fatia Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Pandjaitan

"Kalau negara hanya bisa beri status tahanan dan penjarakan saya, saya anggap itu kehormatan kepada saya atau fasilitas negara yang diberikan kepada saya saat kita mengungkapkan fakta," kata Haris dalam siaran pers secara streaming Sabtu (19/3/2022).

Menurut Haris, penetapan tersangka terhadapnya menjadi bukti bahwa ada proses sistematis untuk membungkam akademisi.

Penetapan tersangka ini juga sebagai upaya menghilangkan cara-cara berpikir akademis.

"Jadi hanya menonjolkan brutalitas kepanikan saat ada kritik kepada kekuasaan, dan ini yang digandrungi orang-orang yang sedang ada pada jabatan kekuasaan," tutur Haris.

BERITA VIDEO: Nikmati Punya Istri, Ifan Govinda Jadi Menyesal Telat Menikah

Sebelumnya diketahui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan membenarkan bahwa pihak Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan Haris dan Fatia sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarives) Luhut Binsar Panjaitan.

"Keduanya sudah jadi tersangka. Senin nanti dijadwalkan untuk pemeriksaan," kata Zulpan dihubungi Sabtu (19/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved