Sabtu, 2 Mei 2026

Perang Rusia Ukraina

Sebelumnya di Pabrik, Sembilan WNI di Chernihiv Dipindahkan ke Safe House yang Dilengkapi Bungker

Sebelumnya, sembilan WNI di Chernihiv berlindung di dalam safe house di pabrik tempat para WNI tersebut bekerja.

Tayang:
tni-au.mil.id
Evakuasi 83 warga Indonesia (WNI) dan tiga warga asing (WNA) dari Ukraina, melibatkan sembilan prajurit Satbravo 90 Kopasgat TNI AU. Sembilan warga Indonesia (WNI) di Chernihiv, Ukraina, dipindahkan dari pabrik ke rumah aman (safe house). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sembilan warga Indonesia (WNI) di Chernihiv, Ukraina, dipindahkan dari pabrik ke rumah aman (safe house).

Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha melaporkan hal itu langsung dari Ukraina, lewat konferensi pers virtual, Kamis (17/3/2022).

Sebelumnya, sembilan WNI di Chernihiv berlindung di dalam safe house di pabrik tempat para WNI tersebut bekerja.

Baca juga: Novel Baswedan: Sejak Awal 2020 Mata Kiri Saya Akhirnya Buta Permanen

Namun, Direktur PWNI tidak menjelaskan lebih detail tempat WNI berada saat ini.

“Saat ini kondisi WNI kita sudah bisa kita pindahkan, yang awalnya ada di pabrik, saat ini ada di suatu tempat, safe house di Kota Chernihiv."

"Ada fasilitas bungker dan juga pasokan logistik yang lain,” ujarnya.

Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati Dua WNI Atas Kasus Pembunuhan Sesama Warga Indonesia

Pasukan Rusia mengepung Kota Kyiv dari barat laut, utara, dan timur laut.

Pemerintah Indonesia mengupayakan pembentukan green corridor untuk evakuasi WNI keluar dari Chernihiv.

Namun, Judha mengungkapkan pertempuran masih terjadi di rute evakuasi WNI di Kota Chernihiv, sehingga proses evakuasi tertunda beberapa kali.

Baca juga: KRONOLOGI Arab Saudi Eksekusi Mati Dua WNI, Dua Surat Presiden kepada Raja Tak Ubah Hukuman

Otoritas Kyiv menerapkan curfew yang berlaku mulai Selasa (15/3/2022) pukul 20.00 waktu setempat, hingga Kamis (17/3/2022) pukul 07.00 waktu setempat.

Namun pada Rabu (16/3/2022) dini hari, dilaporkan terdapat serangan pasukan Rusia yang mencoba masuk ke Kota Chernihiv.

Akan tetapi serangan itu dapat ditahan oleh pasukan pertahanan teritorial Ukraina.

Baca juga: Dua WNI Sempat Salat dan Baca Alquran Sebelum Dieksekusi Otoritas Arab Saudi

Demi keselamatan para WNI, tim evakuasi belum bisa digerakkan karena pertempuran tersebut.

Namun, Judha memastikan melakukan segala upaya, termasuk menyusun strategi evakuasi yang detailnya belum bisa disampaikan ke publik.

“Mohon doa dari teman-teman semua, mudah-mudahan upaya evakuasi yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan selamat,” paparnya. (Larasati Dyah Utami)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved