Kerukunan Umat Beragama

Polisi Didesak Tangkap Saifuddin Ibrahim Karena Minta Menag Hapus 300 Ayat Al Quran

Apalagi menurut Hasnul, Saifuddin Ibrahim bukanlah ustaz, maupun kiai, bahkan agamanya pun bukan dari Islam.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
YouTube@Saifuddin Ibrahim
Polri bakal mendalami munculnya video Saifuddin Ibrahim yang mengaku pendeta, dan meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat di Alquran. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap Saifuddin Ibrahim karena pernyataannya yang meminta Menag menghapus 300 ayat Al-Quran, telah meresahkan umat Islam.

Hal itu disampaikan Sekertaris Umum MUI Kota Bekasi Hasnul Kholid menanggapi pernyataan Saifuddin Ibrahim itu.

Apalagi menurut Hasnul, Saifuddin Ibrahim bukanlah ustaz, maupun kiai, bahkan agamanya pun bukan dari Islam.

"Iya, saya minta polisi harus mengusut dan ditangkap lagi itu, saya menyarankan tangkap saja, itu sudah pelecehan itu, penghinaan, itu merusak kerukunan umat beragama," kata Hasnul Kholid, Jumat (18/3/2022).

Menurut Hasnul, umat islam saat ini tidak pernah mengusik apapun dari agama lain.

Apalagi toleransi beragama di Indonesia pun juga dalam kondisi baik.

Baca juga: MUI Kota Bekasi Nilai Saifuddin Ibrahim Hina Islam Karena Minta Menag Hapus 300 Ayat Al Quran

Jangan sampai, kata dia, pernyataan yang disampaikan membuat kegaduhan umat beragama.

"Itu bahaya itu, saya ingatkan pendeta itu, jangan seperti itu lah, bahaya dia itu, bahaya hidupnya itu, dia juga enggak tenang kalau berbicara seperti itu. Kita enggak pernah ngusik-ngusik kayak injil dan lain sebagainya," katanya.

Baca juga: Kementerian Agama Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Tak Kenal dengan Saifuddin Ibrahim

Diungkapkan oleh Hasnul, bahwa ayat-ayat yang ada di dalam Al-Quran dianggap suci oleh para umat islam.

"Bagi kebanyakan umat islam itu mensucikan firman-firman yang ada. Jangan kan 300 sepenggal pun tidak boleh (dihapus). Satu huruf pun ga boleh. Jangankan 300," katanya.

Sebelumnya, Saifudin meminta Menag Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al Quran.

Baca juga: Bareskrim Bakal Dalami Konten Video Saifuddin Ibrahim, Mahfud MD Bilang Bikin Gaduh

Ia menyebut terdapat 300 ayat di Al-Qur'an yang memicu sikap intoleran, sikap radikal, hingga membenci orang lain yang berbeda agama. \

Dia meminta 300 ayat tersebut dihapus.

"Bahkan, kalau perlu, Pak, 300 ayat yang menjadi pemicu hidup intoleran, pemicu hidup radikal dan membenci orang lain karena beda agama itu di-skip atau direvisi atau dihapuskan dari Al-Qur'an Indonesia. Ini sangat berbahaya sekali," kata Saifuddin Ibrahim. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved