Pendeta Saifuddin Ibrahim Dipolisikan

Minta Hapus 300 Ayat Al-Quran, Saifuddin Ibrahim Dilaporkan dengan UU ITE Tentang Ujaran Kebencian

Aksi pendeta Saifuddin Ibrahim membuat umat muslim di Indonesia geram, karena meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat Al-Qur'an.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Sigit Nugroho
YouTube@Saifuddin Ibrahim
Polri bakal mendalami munculnya video Saifuddin Ibrahim yang mengaku pendeta, dan meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat di Alquran. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Aksi pendeta Saifuddin Ibrahim membuat umat muslim di Indonesia geram, karena meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al-Quran.

Aksinya itu berujung akan laporan kepolisian. 

Laporan polisi itu dilayangkan oleh Muhammad Firdaus Oiwobo dengan nomor laporan TBL/B/526/III/2022/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya. 

"Iya benar tadi malam di Polres Tangsel (Tangerang Selatan)," kata Firdasu kepada Tribuntangerang.com saat dikonfirmasi, Serpong, Kota Tangsel, Jumat (18/3/2022).

Baca juga: Pendeta Gilbert Nilai Pernyataan Ferdinand soal Allahmu Lemah Bisa Bisa Jadi Awal Sebuah Konflik

Baca juga: Polisi Didesak Tangkap Saifuddin Ibrahim Karena Minta Menag Hapus 300 Ayat Al Quran

Baca juga: MUI Kota Bekasi Nilai Saifuddin Ibrahim Hina Islam Karena Minta Menag Hapus 300 Ayat Al Quran

Firdaus menuturkan bahwa pelaporan yang dilakukan pihaknya adalah untuk merespons terhadap tindakan yang dilakukan oleh Saifuddin Ibrahim. 

Saifuddin Ibrahim berujar bahwa dalam laporan tersebut pihaknya turut menyertakan sejumlah bukti rekaman video dari terlapor. 

"Bukti surat somasi dan flash disk video mungkin durasi 2 sampai 3 menit," ujar Saifuddin Ibrahim.

BERITA VIDEO: Polisi Temukan Aliran Dana Indra Kenz Rp 7,8 Miliar dari Rumah di Alam Sutera Kota Tangsel

Sementara, kata Firdaus pihaknya melaporkan Saifuddin Ibrahim sebagai terduga pelaku ujaran kebencian. 

"Tentang ujaran kebencian Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat 2 UU ITE," pungkas Saifuddin Ibrahim.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved