Viral Medsos

Viral Video, Pria Sakit Dipaksa Urus E-KTP Akhirnya Meninggal di Kantor Disdukcapil

Viral video seorang pria yang sedang sakit keras dipaksa mengurus KTP dan melakukan perekaman di Sudin Dukcapil Kabupate Bulukumba.

Instagram @viral_medsos
Seorang pria sakit dipaksa urus KTP-el untuk urus BPJS Kesehatan, akhirnya meninggal di lokasi. 

WARTAKOTALIVE.COM - Viral video seorang pria yang sedang sakit keras dipaksa mengurus KTP dan melakukan perekaman KTP-el di Sudin Dukcapil Kabupate Bulukumba.

Tampak dalam video, wajah pria itu tampak pucat dan lemas. Saat dibimbing untuk diambil foto dan sidik jarinya. 

Menurut keterangan, tak lama pengambilan foto, sang pria yang sedang sakit itu meninggal dunia. 

Begini kronologinya warga meninggal saat urus e-KTP.

Humas Pemkab Bulukumba memberikan tanggapan terkait warga yang meninggal saat pengurusan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bulukumba, Selasa 15 Maret 2022.

      Saksikan video terkait berikut ini:

Baca juga: Viral, Gadis Asal Karawang Jadi Model di Milan, Berawal dari Warung Pecel Lele

Pria tersebut bernama Amiluddin (55) warga Kelurahan Tanah Jaya Kecamatan Kajang.

Almarhum berstatus telah dirawat di RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba sejak 3 hari yang lalu dengan diagnosa penyumbatan usus.

Setelah diobservasi, maka dianjurkan untuk dilakukan operasi.

"Karena tidak memiliki BPJS, pihak rumah sakit menawarkan untuk menggunakan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat," kata Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad dalam keterangan tertulis ke awak media.

Tawaran dari rumah sakit katanya ditolak oleh pihak keluarga pasien dan meminta keluar paksa hari Selasa siang 15 Maret 2022.

Baca juga: Viral Tari Sunda Dibatalkan Dalam Acara Bincang Bersama Sandiaga Uno, Ketum Gemawira Angkat Bicara

Setelah keluar dari RSUD, ternyata pihak keluarga dan Amiluddin datang dengan menggunakan mobil angkutan untuk melakukan perekaman e-KTP karena menjadi persyaratan untuk pengurusan BPJS.

Kebetulan saat turun dari mobil, Kadis Dukcapil melihat Amiluddin yang mengenakan sarung terlihat sempoyongan.

"Sehingga Bu Kadis inisiatif mengambil kursi roda untuk membawa Amiluddin ke mobil perekaman," lanjutya.

Amiluddin langsung mendapatkan layanan perekaman oleh karena sudah ada pihak keluarga sebelumnya yang datang mempersiapkan pengurusan berkas.

Beberapa saat setelah perekaman, Amiluddin terjatuh.

Ia pun dibopong ke bangku panjang, ternyata ia telah menghembuskan napas terakhirnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved