Pemilu 2024

Kasetpres Budi Hartono Dicalonkan Jadi Pjb Gubernur DKI Jakarta Gantikan Anies Baswedan

Sosok Heru disebut mumpuni memimpin Jakarta sampai Pilkada 2024, karena pengalamannya menjadi birokrat di Jakarta

Biro Pers Setpres
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memberikan penjelasan tentang Gubernur Kepulauan Riau Isdianto terkonfirmasi positif Covid-19. 

Paham Dinamika di Jakarta, Kasetpres Heru Didorong jadi Pj Gubernur Gantikan Anies Pensiun

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dianggap memahami didorong menjadi Penjabat - Pjb Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan yang pensiun pada 16 Oktober 2022 mendatang.

Sosok Heru disebut mumpuni memimpin Jakarta sampai Pilkada 2024, karena pengalamannya menjadi birokrat di Jakarta sehingga dinilai memahami dinamika yang terjadi di Pemprov DKI.

Direktur Lembaga Kaukus Muda (L-KAM) Jakarta, Fakhrijal Lukman menyambut baik jika Heru Budi Hartono ditunjuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, diperlukan sosok yang mampu menjadi katalisator guna mengawal, memetakan dan mengeksekusi sejumlah program prioritas di Jakarta.

Baca juga: Anies Hadiri Pelantikan Pengurus DPD Partai Demokrat DKI Periode 2022-2027, Ada Manuver Politik?

Heru, kata Fakhrijal, dengan kapasitasnya saat ini akan mampu menyelesaikan pekerjaan DKI pasca ditinggal Anies.

Selain dibutuhkan pengalaman dan pemahaman kewilayahan, PJ Gubernur DKI harus orang yang bisa berperan sebagai katalisator dalam percepatan realisasi program Pemprov DKI.

“Pak Heru banyak pengalaman saat di DKI Jakarta, kiprahnya sebagai birokrat cukup mumpuni untuk memimpin kota besar ini,” ujar Fakhrijal, pada Rabu (16/3/2022).

Pemuda yang kini juga fokus membina para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini berharap, kembalinya Heru ke Provinsi DKI membawa angin baru, terutama bagi kebangkitan usaha mikro pasca pandemi Covid-19.

Bila dilihat dari rekam jejak Heru, dia telah meniti karir di Jakarta dari bawah mulai dari Staf Khusus Wali Kota, staf penyusunan program, Kepala Bagian, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jakarta.

Saat Presiden RI Joko Widodo dilantik, Heru langsung diangkat sebagai Kasetpres RI. Hal ini membuktikan bahwa Heru punya kemampuan manajerial yang baik.

“Beliau akan paham betul agenda prioritas yang harus segera direalisasikan. Misalnya, pemulihan ekonomi kalangan mikro ini yang bisa di bilang butuh strategi tepat agar usaha ini segera pulih,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah partai politik di Jakarta juga mendukung Heru Budi Hartono untuk menjadi penjabat Gubernur DKI Jakarta, mulai dari Fraksi PDIP, Gerindra dan Golkar.

Ketua Fraksi PDIP DKI Gembong Warsono berpandangan Heru adalah sosok yang sangat mengenal DKI Jakarta. Kriteria semacam itu, kata dia, diperlukan bagi seorang Pj di DKI Jakarta, mengingat masa menjabatnya akan cukup lama, yakni sejak Oktober 2022 hingga 2024.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved