Kajian Islam

30 Kumpulan Ucapan Permintaan Maaf di Malam Nisfu Syaban untuk Keluarga, Teman

Sebelum Malam Nisfu Syaban tiba, ada baiknya kita menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, teman dan rekan.

Istimewa
Malam Nisfu Syaban dan ucapan permintaan maaf. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hadits keutamaan Malam Nisfu Syaban atau malam pertengahan bulan Syaban (hari ke-15)  yang merupakan salah satu malam yang penuh barokah. 

Kapan waktu malam nisfu Syaban tiba?

Menurut tanggalan masehi malam nisfu syaban akan jatuh pada tanggal 17-18 Maret 2022  atau 14-15 Syaban 1443 Hijriah.

Sebelum Malam Nisfu Syaban tiba, ada baiknya kita menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, teman dan rekan.

"Semua yang beribadah malam itu, diampunkan Allah kecuali orang-orang yang menyekutukan Allah dan mereka yang belum berdamai," ujar Ustadz Abdul Somad dalam satu ceramahnya.

Baca juga: 4 Amalan Terbaik Dilakukan Pada Bulan Syaban, Penjelasan Ustadz Abdul Somad

"Jadi malam ini (malam nisfu sya'ban) bisa dibilang malam perdamaian, supaya masuk bulan Syaban hatinya plong," lanjut Ustadz Abdul Somad.

"Nah jadi malam itu bisa kita hidupkan dengan ibadah seperti baca qur'an, zikir, tahajud, witir, shalat sunah taubat, bangun tengah malam mandi. lepas mandi ambil wudhu, lalu shalat sunah wudhu, caranya sama shalat iftitah masjid," jelas Ustadz Abdul Somad.

Dengan demikian, Allah hanya akan memberikan pengampunan dosa pada orang yang hatinya telah damai tanpa ada dendam.

Terkadang kesalahan pun bisa saja kita perbuat tanpa disadari entah itu berupa perkataan dan perbuatan.

Nah, karena itu tidak ada salahnya jika kita mengucapkan permohonan maaf pada teman, keluarga, atau kerabat bahkan untuk orang-orang yang kita sayangi.

Baca juga: Ustaz Boby Ibaratkan Bulan Ramadan Musim Panen, Saat ini Bulan Syaban Adalah Masa Tanam

Berikut kumpulan ucapan maaf dan Selamat pada malam Nisfu Syaban

1. Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

2. Manusia akan segera kembali ke fitrah masing-masing, fitrah adalah ide bawaan sejak lahir, ide bawaan tersebut adalah “Laa ilaha Illallah” mari sucikan hati kita kembali kepada tauhid.

3. Apabila jiwa sebening air, maka janganlah membuat keruh.
Apabila hati seputih awan, maka jangan membuat mendung
Raih keberkahan bersama dengan saling memaafkan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved