Investasi Bodong

Dinan Nufajrina Langsung Jatuh Sakit setelah Polisi Menyita Harta Doni Salmanan

Dinan Nurfajrina, istri Doni Salmanan sangat terpukul harta suaminya disita polisi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
instagram @dinanfarina
Dinan Nurfjrina, istri Doni Salmanan stres berat harta suami dista polisi. Dia pun tak bisa memenuhi panggilan polisi, Senin (14/3/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Istri tersangka afiliator investasi bodong Qoutex Doni Salmanan, Dinan Nurfajrina, langsung jatuh sakit usai tiga hari berturut-turut harta suami disita polisi.

Hal itu membuat Dinan membatalkan pemeriksaan di Bareskrim Polri, Senin (14/3/2022).

Baca juga: Babe Tegap Bagikan Masker di Cengkareng agar Masyarakat Dukung Jenderal Andika Sebagai Capres 2024

"Pemeriksaan istri dan manajernya tidak sekarang, besok (Selasa)," kata kuasa hukum Doni, Ikbar Firdaus N dikonfirmasi.

Kata Ikbar, saat ini kondisi badan Dinan sedang tidak fit lantaran menjalani penyitaan harta selama tiga hari berturut-turut.

Hal yang sama juga dialami manajer Doni Salmnanan sehingga batal diperiksa pada hari ini.

"Kita meler, tiga hari kemarin kan penyitaan. Jadi, kita mengajukan permohonan ditunda besok," ungkap Ikbar.

Afiliator Doni Salmanan kini ditahan polisi karena kasus investasi bodong.
Afiliator Doni Salmanan kini ditahan polisi karena kasus investasi bodong. (Instagram @donisalmanan)

Surat permohonan penundaan disebut tengah berproses untuk dikirim ke penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.

Namun pernyataan lisan sudah disampaikan sejak Minggu (14/3/2022).

Sementara Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol mengatakan harta Doni Salmanan yang sudah disita penyidik ialah dua rumah mewah di Bandung dan Soreang.

Baca juga: Hari Ini Jaksa Sampaikan Tuntutan ke Munarman di Sidang Perkara Terorisme

Kemudian juga mobil mewah bermerek Porsche warna biru milik Doni.

Selain itu polisi juga menyita belasan motor gede milik Doni.

"Detail menyusul. Ada beberapa mobil, belasan motor," ungkapnya.

Sebelumnya Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong trading binary option lewat aplikasi Quotex pada Selasa (8/3/2022).

Afiliator Quotex itu langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.

Baca juga: Pengemudi Mercedez Benz Uji Nyali Adu Banteng dengan Bus Transjakarta di Simprug

Doni dijerat pasal berlapis. Pria kelahiran 1998 itu dipersangkakan terkait judi online, penyebaran berita bohong (hoaks) melalui media elektronik dan atau penipuan/perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sesuai Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 28 ayat 1 UU ITE dan atau Pasal 378 KUHP dan Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 3, 5 dan 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Pemberantasan TPPU. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved