Berita Nasional

Tak Pusingkan Penundaan Pemilu, Komunitas Pedagang Pasar Minta Pemerintah Stabilisasi Harga Pangan

Tak Pusingkan Penundaan Pemilu, Komunitas Pedagang Pasar Minta Pemerintah Stabilisasi Harga Pangan

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Komunitas Pedagang Pasar Cidu, Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Komunitas pedagang pasar menyoroti kian sulitnya ekonomi hingga mahalnya harga sejumlah bahan pangan saat ini.

Kondisi tersebut diungkapkan Ketua Komunitas Pedagang Pasar Cidu, Muhamad Yunus membuat masyarakat resah.

Sebab, masyarakat dihadapkan dengan bulan suci Ramadan yang biasanya harga kebutuhan pokok melonjak naik. 

"Pemerintah harusnya tak diam, ini masyarakat sudah menjerit, ekonomi sulit akibat pandemi, ditambah harga-harga naik," kata Yunus pada Minggu (13/3/2022).

Dia meminta pemerintah mesti serius menyelesaikan persoalan tata kelola pangan.

Sebab jika tak terkelola dengan baik, rakyat diungkapkannya menjadi korban. 

Yunus mengaku tak habis pikir dengan pemerintah pusat dan kalangan elit politik yang seolah acuh tak acuh dengan persoalan yang diderita masyarakat.

"Yang dibicarakan penundaan pemilu," ujarnya.

Baca juga: Polisi Minta Penerima Dana Indra Kenz dan Doni Salmanan Melapor Agar Terhindar dari TPPU

Baca juga: VIDEO : Bus Transjakarta Lindas Pengendara Sepeda Motor

Menurutnya, masyarakat saat ini hanya butuh ketersediaan bahan-bahan pokok yang terjangkau, juga pekerjaan dan penghasilan yang layak.

"Apakah dengan menunda pemilu masyarakat bisa kenyang, punya kerjaan, punya penghasilan?," ungkap Yunus.

Ia, mengatakan masyarakat di bawah tidak ambil pusing dengan isu penundaan pemilu.

Jika pun pemilu yang menghabiskan uang negara puluhan triliun ditunda, sambungnya, maka anggaran itu sebaiknya dialokasikan untuk rakyat.

"Kalau diundur, tolong buat ekonomi rakyat, selesaikan ini pangan. Kami yang susah Pak, antre minyak goreng, padahal kami mau beli itu barang, bukan mau minta," tandas pemilik kedai makanan ini.

Ia dapat memaklumi bila salah satu alasan wacana penundaan pemilu ialah karena kondisi ekonomi yang masih terdampak pandemi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved