Ibu Kota Pindah

Sehari Usai Jokowi Lantik Kepala Otorita IKN, SoftBank Malah Mundur dari Proyek Ibu Kota Nusantara

Saat bertemu Jokowi tahun lalu, ia menegaskan belum memutuskan berapa uang yang akan diinvestasikan SoftBank di Ibu Kota Nusantara.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan delegasi SoftBank di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2019). SoftBank Group menyatakan mundur dari proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - SoftBank Group menyatakan mundur dari proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

“Kami tidak berinvestasi dalam proyek ini, tetapi kami terus berinvestasi di Indonesia melalui perusahaan portofolio SoftBank Vision Fund,” kata pihak SoftBank dalam sebuah pernyataan kepada Nikkei Asia, dikutip Wartakotalive, Sabtu (12/3/2022).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menunjuk Ketua dan CEO SoftBank Masayoshi Son sebagai anggota komite pengarah untuk proyek IKN, bersama putra mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Baca juga: Penangkapan Dokter Sunardi yang Ditembak Mati Densus 88 Dikembangkan dari Teroris yang Ditangkap

Kabar munndurnya SoftBank, justru terjadi sehari setelah Jokowi semakin memberikan kepastian proyek IKN bakal segera dikerjakan, dengan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN, dan Dhony Rahajoe sebagai wakilnya, Kamis (10/3/2022) lalu.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya pernah menyebut SoftBank berinvestasi sebanyak Rp1.428 triliun di proyek IKN.

Namun, klaim Luhut itu dibantah Presiden Softbank Masayoshi Son.

Saat bertemu Jokowi tahun lalu, ia menegaskan belum memutuskan berapa uang yang akan diinvestasikan SoftBank di Ibu Kota Nusantara. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved