Pembelajaran Tatap Muka

Kasus Aktif Covid-19 Menurun, Pemkot Depok Membuka Kembali PTM di Sekolah Secara Terbatas

Pemkot Depok kembali menerapkan PTM secara terbatas, seiring penurunan kasus aktif Covid-19.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warkotalive.com/Vini Rizki Amelia
Ilustrasi - Pemkot Depok kembali membuka PTM secara terbatas, seiring penurunan kasus aktif Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dengan diberlakukannya status PPKM Level 2, Pemerintah Kota Depok mengatur kebijakan terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Aturan tersebut sesuai dengan Keputusan Wali Kota Depok Nomor: 441/150/kpts/Satgas/Huk/2022 tentang PPKM di masa pandemi Covid-19.

Pelaksanaan pembelajaran disatuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh dengan ketentuan:

Baca juga: Ibu Putih Bingung Kendalikan Nafsu Makan Rafka Adiputra, Berusia 11 Tahun Miliki Bobot 115 Kilogram

1. Setiap hari secara bergantian 

2. Jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas

3. Lama belajar paling banyak empat jam pelajaran perhari

4. Untuk pembelajaran TK/PAUD dapat dilaksanakan secara daring/online/PJJ

5. Jarak antar peserta didik 1,5 meter

6. Selama proses belajar mengajar dilarang membuka masker.

Baca juga: Bareskrim Polri Tunggu Penetapan Pengadilan untuk Menyita Properti Milik Indra Kenz

Sebelumnya, setelah menurunnya kasus konfirmasi Covid-19 secara signifikan sejak beberapa minggu lalu, kini Kota Depok masuk dalam status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2.

Aturan tersebut sesuai dengan Keputusan Wali Kota Depok Nomor: 441/150/kpts/Satgas/Huk/2022 tentang PPKM di masa pandemi Covid-19.

Dengan status PPKM Level 2, tempat ibadah dibuka bagi jamaah dengan maksimal 75 persen dari total kapasitas.

Fasilitas umum (fasum), kegiatan budaya dan olahraga masing-masing diisi kapasitas maksimal 50 persen.

Anak usia di bawah 12 tahun yang ingin memasuki area fasum/budaya/olahraga diwajibkan untuk didampingi orang tua dan menunjukkan bukti vaksin minimal dosis pertama.

Baca juga: Di Luar Dugaan, saat Pandemi Virus Corona Bank DKI Raih Laba Rp 727 Miliar

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved