Reshuffle Kabinet

Tak Ingin Menduga-duga Soal Isu Reshuffle Kabinet, Waketum Partai NasDem: Kita Harus Tahu Batasan

Wacana itu disebut untuk mengakomodir Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres/Lukas
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyatakan, pihaknya tidak mau ikut menduga-duga atau berwacana terkait reshuffle kabinet. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali mengemuka.

Wacana itu disebut untuk mengakomodir Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyatakan, pihaknya tidak mau ikut menduga-duga atau berwacana terkait reshuffle kabinet.

Baca juga: Asal Punya Argumen Kuat, MK Siap Ubah Aturan Pemohon Perorangan Gugat Presidential Threshold

"Reshuffle itu urusan presiden."

"Jadi jangan kemudian nanti kita selalu menduga-duga, berwacana."

"Semua kita harus tahu batasan kita."

Baca juga: UPDATE Covid-19 RI 8 Maret 2022: 401 Pasien Meninggal, 55.128 Sembuh, 30.148 Orang Positif

"Kabinet membantu presiden, yang tahu kebutuhan presiden, kalau presiden menilai pembantu tidak cakap ya monggo," tuturnya kepada wartawan, Rabu (9/3/2022).

Ali menilai kinerja seluruh menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin saat ini sudah sangat bagus.

Namun, dia mengingatkan, urusan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Gugat Presidential Threshold ke MK, Jaya Suprana: Sayang, yang Mampu Jadi Capres Kehilangan Hak

"Kalau ditanya ke kami, kami lihat hari ini Kabinet Indonesia Maju itu sudah sangat bagus."

"Indikator kita lihat bekerja dengan cukup bagus untuk ekonomi," ucap Ali. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved