Berita Nasional

Gedung Layanan Perpustakaan di Daerah Diharap Bisa Tingkatkan Literasi dan Wujudkan Manusia Unggul

Sejak tahun 2018, Kabupaten Agam telah menerima manfaat program perpustakaan berbasis inklusi sosial dari Perpusnas

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Feryanto Hadi
Ist
Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando saat meresmikan gedung layanan perpustakaan daerah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (8/3/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hadirnya gedung layanan perpustakaan di daerah, diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat.

Selain itu, perluasan akses bahan bacaan perlu dilakukan untuk mencapai manusia unggul.

Menurut Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando, manusia unggul merupakan individu yang menguasai ilmu pengetahuan, memiliki kemampuan inovasi dan kreativitas.

Selain itu juga, dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran serta memproduksi barang dan jasa yang bisa dipakai dalam kompetisi global.

Baca juga: Perpusnas Luncurkan Aplikasi Perpustakaan Berbasis Wilayah

"Jadi perlu dipahami bahwa literasi tidak sekadar baca tulis, tetapi bagaimana kedalaman pengetahuan seseorang yang dapat diimplementasikan untuk memproduksi barang dan jasa yang dapat digunakan untuk memenangkan persaingan global," kata Syarif dalam 

Talkshow yang digelar secara hybrid dengan tema 'Transformasi Perpustakaan untuk Mewujudkan Ekosistem Digital Nasional', Selasa (8/3/2022).

Kegiatan itu, dalam rangkaian peresmian gedung layanan perpustakaan daerah di 

Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Syarif mengatakan, perpustakaan menjadi penting hadir di tengah masyarakat.

Dengan berbagai buku ilmu terapan, diharapkan masyarakat dapat menambah kemampuannya untuk meningkatkan kesejahteraan.

Sementara itu, Bupati Agam, Andri Marwan mengatakan, perpustakaan memiliki arti penting dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat. 

Di antaranya, kemampuan untuk mengidentifikasi, mengerti dan memahami serta menciptakan barang dan jasa.

Dengan diresmikannya perpustakaan ini, tentunya menambah kekayaan Kabupaten Agam di bidang literasi. 

"Melalui gedung perpustakaan yang representatif ini kita dapat melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi dan promosi minat baca masyarakat," kata Andri.

Baca juga: Pameran Lukisan Creative Freedom to The Heal the Nation 2 di Perpusnas hingga 25 Januari 2022

Di samping itu, dengan adanya gedung layanan perpustakaan berlantai tiga tersebut, dapat digunakan untuk menggelar berbagai kegiatan inklusi sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Sejak tahun 2018, Kabupaten Agam telah menerima manfaat program perpustakaan berbasis inklusi sosial dari Perpusnas, mulai dari perpustakaan daerah sampai ke perpustakaan Nagari (perpustakaan desa). 

Bahkan  sampai saat ini ada sembilan perpustakaan nagari yang telah menerima program tersebut.

Baca juga: Gelar Pameran Produk Budaya, JKPI Ajak ANRI dan Perpusnas

"Alhamdulilah program perpustakaan berbasis inklusi sosial manfaatnya sudah dapat dirasakan masyarakat. Melalui program itu, muncul pembibit peternakan, usaha service HP hingga pembuat kerajinan tangan," kata Andri. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved