Realisasi Pembangunan Pelabuhan Ikan Besar, Dinas Perikanan Karawang: Sudah Diajukan Sejak Lama

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menantikan realisasi pembangunan pelabuhan ikan besar.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
Kontan.co.id/Elisabeth Adventa Previtapuri
Ilustrasi: Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menantikan realisasi pembangunan pelabuhan ikan besar di wilayah Ciparage, Kecamatan Tempuran. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menantikan realisasi pembangunan pelabuhan ikan besar.

Diketahui, perealisasian pembangunan pelabuhan ikan besar tersebut, berlokasi di wilayah Ciparage, Kecamatan Tempuran.

Rencananya pembangunan pelabuhan ikan besar itu akan dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Yakni dengan membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) baru berskala besar di Ciparage, Kecamatan Tempuran.

"Pelabuhan ikan sudah diajukan sejak lama, menteri sudah merespon positif untuk segera membangun."

"Tapi belum juga ditambah sekarang ini Covid-19" ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Karawang Abuh Bukhori kepada TribunBekasi.com, pada Sabtu (5/3/2022).

Abuh menjelaskan, kehadiran pelabuhan ikan sangat diperlukan.

Karena untuk meningkatkan produksi dan pendapatan nelayan.

Saat ini di Karawang hanya ada tempat pelelangan kecil yang ada dipinggir sungai atau muara.

Sehingga tiap satu tahun ada pendangkalan, yang menyebabkan perahu sulit dari laut untuk ke tempat pelelangan yang ada di muara sungai itu.

"Tapi kalau pelabuhan karena di bangun bukan di muara jadi akan memudahkan bahkan bisa datang perahu-perahu besar," terang dia.

Dia menyebut, hadirnya pelabuhan ikan bakal meningkatkan ekonomi.

Sebab, hasil melaut para nelayan akan lebih besar dengan menggunakan perahu besar.

Selain itu, kehadiran pelabuhan ikan itu dapat mengundang para nelayan maupun pembeli dari wilayah Bekasi, Jakarta, hingga Indramayu.

"Dari daerah-daerah iti bisa masuk otomatis bisa meningkatkan pendapatan di Karawang. Bisa sampai Rp 1 miliar ikannya"

"Karena tiap perahu besar itu dapat angkut 15 ton ke atas, sekarang kan kecil-kecil brangkat subuh pulang siang," tandasnya.

(TribunBekasi.com/MAZ)

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved