Pelanggaran Prokes

Pelanggaran di Ibu Kota Masih Marak, Wagub DKI Ariza Minta Masyarakat Disiplin Menjalani Prokes 5M

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespon soal maraknya kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di Ibu Kota.

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan mencatat sepanjang sepekan terakhir atau tepatnya sejak 20-28 Februari 2022 sebanyak 1.988 warga terjaring operasi tertib masker.

Terkait maraknya pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di Ibu Kota, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara.

"Kami minta dukungan dan partisipasi masyarakat untuk selalu disiplin prokes 5M. Sekalipun kasus Covid-19 menurun dan melandai, tidak berarti kita semakin bebas. Justru mari kita dukung dengan prokes yang ketat agar percepatan penurunan lebih baik lagi," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022) malam.

Ariza menegaskan, Pemprov DKI akan terus memberikan sanksi bagi para pelanggar prokes yang acuh terhadap keselamatan kesehatannya.

Baca juga: Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Memaklumi Parpol Mulai Lakukan Promosi Jelang Pilgub DKI 2024

Baca juga: Ahmad Riza Patria Sebut 69 Perawat yang Meninggal Sejak Pandemi Covid-19 adalah Pahlawan Kemanusiaan

Baca juga: Wagub DKI Ahmad Riza Patria Sebut UMP DKI Naik 5,1 Persen untuk Rasa Keadilan Buruh dan Masyarakat

"Kami tetap akan memberikan sanksi bagi pelanggar prokes ya. Jadi, kami minta jajaran agar terus mendisiplinkan setiap warga atau unit-unit kegiatan yang melanggar," ujar Ariza.

Ariza akan meminta jajarannya untuk meningkatkan sanksi yang berlaku sesuai tahapan yang ada.

"Ya jelas, semuanya akan kita tingkatkan. Jadi ada tahapannya," ucap Ariza.

Dilansir dari Kompas.com, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan mendapati 1.988 pelanggar protokol kesehatan saat menggelar operasi tertib masker dalam sepekan ke belakang.

BERITA VIDEO: Seo Ye Ji Akhirnya Minta Maaf Usai Buat Kontroversi dengan Kim Jung Hyun

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan mengatakan, sejumlah pelanggar itu terjaring dalam operasi tertib masker yang digelar di 10 kecamatan di Jakarta Selatan.

"Selama tanggal 20-28 Februari kemarin mencatat 1.988 orang terjaring operasi tertib masker," ujar Ujang saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022).

Ujang mengatakan, dari total pelanggar yang tak memakai masker itu, 1.980 orang dikenakan sanksi kerja sosial.

"Untuk delapan warga lainnya itu dikenakan sanksi denda administrasi dengan total denda Rp 450.000," ucap Ujang.

Satpol PP juga mengawasi 423 restoran yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan. Sebanyak 17 pelaku usaha diberikan teguran tertulis karena melanggar protokol kesehatan.

"Sebanyak 38 lokasi orang yang berkerumun dibubarkan. Itu tersebar di 10 kecamatan di Jaksel. Kemudian di perkantoran, hasil 68 lokasi tidak ditemukan pelanggaran," ucap Ujang.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved