Perang Rusia Ukraina

KSAL Antisipasi Sparepart Alutsista Buatan Rusia Diembargo Barat, Operasional Tak Berpengaruh

Penjatuhan sanksi ekonomi oleh negara-negara barat terhadap Rusia, ia yakini juga tidak akan membawa pengaruh.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Junianto Hamonangan
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memastikan perang Rusia versus Ukrania tak mempengaruhi operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan Rusia. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memastikan perang Rusia versus Ukrania tak mempengaruhi operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan Rusia.

Penjatuhan sanksi ekonomi oleh negara-negara barat terhadap Rusia, ia yakini juga tidak akan membawa pengaruh.

Sebab, kata Yudo, seluruh alutsista yang dibeli dari Rusia sudah menjadi hak milik Indonesia.

Baca juga: Kembali ke Aturan Lama, Pencairan JHT Tak Perlu Tunggu Usia 56 Tahun, Program JKP Sudah Berlaku

"Secara operasional tetap kita gunakan."

"Kita enggak pengaruh Rusia mau perang sama manapun, bahwa alat itu kan istilahnya sudah kita beli dan sudah menjadi hak kita," ujar Yudo kepada awak media, di sela rapat pimpinan (Rapim) TNI AL 2022 di Mabes AL Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (2/3/2022).

Sebagai langkah menjaga operasional alutsista tersebut, Yudo menyatakan, pihaknya akan mengantisipasi pemanfaatan segala sparepart alias suku cadang alutsista yang berasal dari Rusia.

Baca juga: Enam Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Meninggal, Dalih Rehabilitasi Narkoba tapi Tanpa Pengobatan

Hal ini dilakukan, kata Yudo, sebagai upaya mewanti-wanti alutsista yang dibeli dari Rusia bisa tetap beroperasi dan tak terganggu embargo.

"Ke depan bagaimana untuk sparepart mungkin ada kena embargo atau tidak tentunya harus kita antisipasi," ucap Yudo.

Kendati demikian, Yudo tidak membeberkan secara detail terkait maksud dari bentuk antisipasi pemanfaatan suku cadang yang dimaksud itu.

Baca juga: Ini Sederet Penyiksaan di Kerangkeng Bupati Langkat, Makan Cabai Hingga Kuku Dicabut Pakai Tang

Terpenting, kata dia, terkait peristiwa tersebut, internal TNI AL akan terus melakukan koordinasi dan pembahasan secara terbuka.

"Ada hal seperti ini tentunya ke depan kita harus mewaspadai perkembangan lingkungan strategis."

"Khususnya dengan adanya peristiwa seperti ini.

"Ke depan bagaimana ini tentunya ini akan menjadi pembahasan kita, yang tidak bisa kita sampaikan secara terbuka," beber Yudo. (Rizki Sandi Saputra)

Sumber: Tribunnews
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved