Rocky Gerung: Jokowi Tidak Sopan Intip Grup WA Emak-emak TNI

Rocky menyampaikan, diskusi soal khilafah dalam koridor demokrasi bukan hal yang dilarang.

Editor: Yaspen Martinus
Tribun Palu
Rocky Gerung menyinggung sikap Presiden Jokowi mengintip grup WhatsApp ibu-ibu TNI. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Rocky Gerung menyinggung sikap Presiden Jokowi mengintip grup WhatsApp ibu-ibu TNI.

Dalam keterangannya di persidangan sebagai ahli untuk terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme Munarman, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (2/3/2022), Rocky mengatakan WhatsApp merupakan salah satu media ruang diskusi berbagai macam topik.

Bila diskusi menyoal khilafah, maka menurutnya hal itu hanya sebatas diskusi, sehingga tidak sopan atau patut bila diskusi tersebut diintip, karena sifatnya eksklusif.

Baca juga: Tak Setuju Pemilu Ditunda, Budiman Sudjatmiko Usul Mantan Presiden Jabat Ketua Wantimpres

"Jadi kalau orang diskusi tentang khilafah di WA grup itu diskusi, tidak ada soal, yang tidak boleh diintip sebetulnya, karena itu diskusi eksklusif orang mau belajar."

"Jangan seperti Pak Jokowi ngintip WA grup ibu-ibu, emak-emak TNI, kan tidak bagus gitu, tidak sopan minimal."

"WA grup warga negara diintip oleh kepala negara. Itu tidak sopan," tutur Rocky.

Baca juga: Setelah 23 Pekan Nihil, Zona Merah Covid-19 Muncul Lagi di Indonesia, Ada di Sulawesi Selatan

Rocky menyampaikan, diskusi soal khilafah dalam koridor demokrasi bukan hal yang dilarang.

Sebab, ia mengaku juga kerap memprovokasi kelas yang diajarkannya untuk mendiskusikan topik khilafah.

Menurutnya, pengetahuan khilafah harus dipelajari agar bisa dibandingkan dengan sistem demokrasi. 

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya Tak Ada Zona Hijau Covid-19 di Indonesia, Zona Merah Nongol Lagi

"Saya provokasi untuk diskusi hal hal begini, saya selain mengajar Filsafat Ekonomi dan Filsafat Politik, jadi kita bawa kasus ini (khilafah) di kelas untuk diskusikan apa sih bukti kau khilafah itu, terminologinya apa, prospeknya apa?" Beber Rocky.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta WhatsApp grup di kalangan TNI-Polri didisiplinkan.

Jokowi mengaku membaca percakapan di WAG TNI-Polri. Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Rapim TNI-Polri, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Kejaksaan Negeri Cirebon Hentikan Kasus Nurhayati, Barang Bukti Digunakan untuk Perkara Kades Citemu

"Juga hal kecil-kecil tapi harus mulai didisiplinkan, di WA grup."

"Saya lihat di WA grup, kalau di kalangan sendiri boleh, hati-hati. Kalau dibolehkan dan kalau diterus-teruskan hati-hati," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved