Liga 1 2021

Pelatih Barito RD Akui Telat Ubah Strategi Hadapi Compact Defense Persiraja di Awal Babak Pertama

Barito Putera bermain imbang 1-1 saat melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan 28 Liga 1 2021 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (27/2/2022)

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
ligaindonesiabaru.com
Rahmad Darmawan sedang memimpin pemain Barito Putera menghadapi Persiraja Banda Aceh pada pekan 28 Liga 1 2021 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (27/2/2022).  

WARTAKOTALIVE.COM, BALI - Barito Putera bermain imbang 1-1 saat melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan 28 Liga 1 2021 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (27/2/2022). 

Gol Barito dicetak oleh Rafael da Silva Santos pada menit ke-63 dan gol tunggal Persiraja diciptakan oleh Jabar Sharza di menit ke-55.

Hasil imbang itu membuat Barito tetap ada di papan bawah, yaitu di posisi ke-15 klasemen sementara dengan torehan 27 poin dari 28 kali main.

Sedangkan, Persiraja terpuruk di dasar klasemen atau di posisi ke-18 klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari 28 penampilan.

Baca juga: Lawan Persiraja, RD Ingatkan Pemain Barito Putera Tidak Terlena dengan Tren Positif dalam Empat Laga

Baca juga: Persija Harus Benahi Kekurangan saat Hadapi Persib Usai Ditahan Imbang Barito Putera

Baca juga: Rahmad Darmawan Bilang Kunci Kemenangan Rans Cilegon Atas PSIM Yakni Fokus dan Disiplin

Usai pertandingan Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, mengakui telat melakukan perubahan strategi saat menghadapi situasi permainan compact defense Persiraja di awal-awal babak pertama.

Sehingga, perubahan baru bisa dilakukan Rahmad Darmawan saat turun minum menjelang babak kedua dan terbukti membuat Laskar Antasari mampu tampil menekan lini pertahanan Persiraja.

Hanya saja finishing touch yang belum maksimal membuat Barito gagal menambah gol walaupun banyak menciptakan banyak peluang.

BERITA VIDEO: Kejar Target 100 Persen, Polres Karawang Gelar Gebyar Vaksinasi Presisi di 69 Titik

"Sebenarnya, saya mencoba merubah di 15 menit awal pertandingan, tetapi kesempatan memanggil pemain ini kan tidak bisa. Baru babak kedua, kami melakukan perubahan formasi melawan tiga bek lawan yang sebenarnya cukup efektif," kata Rahmad dikutip dari ligaindonesiabaru.com.

"Kami banyak melakukan serangan dari wing play dan penetrasi tapi dari sekian momen tidak banyak yang menjadi gol. Tetap kita syukuri, ini hasil kerja keras," ujar Rahmad.

"Satu poin memang jelek tapi tidak terlalu jelek karena kita bisa mendapatkan poin di pertandingan hari ini,” ucap Rahmad.

Mantan pelatih Madura United FC itu mengakui strategi compact defense yang diterapkan Persiraja Banda Aceh menyulitkan tim. 

“Persiraja betul-betul bermain compact defense di sepertiga daerah pertahanan mereka. Ada sepuluh pemain di sepertiga daerah mereka, itu sebenarnya sudah kita antisipasi,” jelas Rahmad.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved