Penganiayaan

Penyidik Polsek Cengkareng Terima Uang Rp 500.000 untuk Tangkap Mantan Polisi Tersangka Penganiayaan

Irwan Saputra Sinaga mengatakan, Aiptu Bagus Arie Wibowo hanya berjanji akan menangkap paksa pecatan polisi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Miftahul Munir
Kuasa Hukum Yuda, Irwan Saputra Sinaga soal kliennya jadi korban penganiayaan di Kawasan Cengkareng saat Ditemui, Kamis (24/2/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyidik Polsek Cengkareng Aiptu Arie Wibowo dilaporkan ke Propam Polres Metro Jakarta Barat karena tidak menjalankan SOP penyidikan dalam menangani kasus penganiayaan dengan korban Yuda Saputra.

Kuasa Hukum Yuda, Irwan Saputra Sinaga mengatakan, Aiptu Bagus Arie Wibowo hanya berjanji akan menangkap paksa pecatan polisi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan yakni berinisial WN.

Nyatanya sampai saat ini eks polisi itu masih berkeliaran bebas dan merasa kebal hukum karena tidak tersentuh Polsek Cengkareng.

"Janjinya itu habss Imlek, terus terakhir nunggu moment kalau mau mangkap WN," jelasnya, Kamis (24/2/2022).

Irwan menduga moment yang dimaksud adalah butuh dana untuk penyidik bergerak melakukan penangkapan WN.

Akhirnya, Irwan dan Yuda patungan untuk memberikan uang kepada penyidik tersebut sebesar Rp 500.000.

Baca juga: Belum Periksa Indra Kenz, Bareskrim Naikkan Status Kasus Dugaan Judi Online Binomo ke Penyidikan

Tapi Aiptu Bagus Arie Wibowo tidak juga melakukan penangkapan, padahal sudah diberikan uang pengertian.

"Terus waktu mau kirim surat panggilan, saya dan klien saya juga yang ngasih kurir buat antar surat sebesar Rp 100.000," ucap dia.

Sementara itu saat dikonfirmasi terkait hal ini ke Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Rahmad tidak menjawab sambungan telepon tim Wartakotalive.com.

Baca juga: Tangkap Eksekutor, Polisi Usut Dugaan Dalang Pengeroyok Ketua Umum KNPI

Sebelumnya, seorang pria bernama Yuda Saputra (35) menjadi korban pemukulan oleh mantan anggota Polri berinisial WN di Jalan Kapuk RT15/12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Penganiayaan ini terjadi pada 10 Mei 2021 lalu, tanpa alasan yang pasti ia dipanggil dan langsung dipukul bagian bibir serta wajah secara berulang kali.

Baca juga: Mantan Anggota Polisi Jadi Tersangka, Polsek Cengkareng Tidak Bisa Lakukan Penahanan

Yuda menceritakan, awalnya rumah yang ditinggali menjadi korban pencurian dan ia tidak meneruskan perkara itu alias berdamai.

"Besokannya habis damai sama pelaku pencurian di rumah saya, mantan polisi ini manggil saya, tiba-tiba langsung mukul," jelasnya saat dihubungi Rabu (23/2/2022).(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved