Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng Akui Anggotanya Dilaporkan ke Propam Polres Jakbar yang Tak Proses Penganiayaan

Polsek Cengkareng dilaporkan ke Propam Polres Jakarta Barat karena tak bisa usut kasus penganiayaan dengan terduga pelaku pecatan polisi.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews.com
Ilustrasi penganiayaan 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Polsek Cengkareng dilaporkan ke Propam Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) karena tidak bisa mengusut tuntas kasus penganiayaan dengan terduga pelaku pecatan polisi.

Korban bernama Yuda Saputra melaporkan penyidik Polsek Cengkareng Aipda Bagus Arie Wibowo pada Kamis (17/2/2022).

Kapolsek Cengkareng, Kompol Endah Pupsarini, membenarkan bahwa ada laporan masuk ke Propam Polres Metro Jakarta Barat untuk anggotanya.

Namun, dia tidak mengetahui kalau korban itu dipukul oleh mantan anggota polisi Polsek Metro Penjaringan.

Baca juga: WNA Uzbekistan Dilaporkan ke Polisi Atas Tuduhan Mencuri, Minta Keadilan

Baca juga: Athalla Naufal Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan Shanon Wong, Sering Ajak Minum Miras?

Baca juga: Mantan Polisi Resahkan Warga Kapuk, Suka Ringan Tangan, Kapolsek Cengkareng Kok Diam Saja?

"Kalau perkaranya penganiayaan benar, tetapi kalau untuk terduga pelaku pecatan polisi saya harus cek dulu ke anggota," kata Endah saat dihubungi Warta Kota, Rabu (23/2/2022).

Polwan berpangkat melati satu itu melanjutkan, dirinya akan menanyakan hal itu ke anggotanya terlebih dahulu.

Sebab, ia sudah satu pekan ini sedang isolasi mandiri di rumah karena kondisinya kurang sehat.

"Nanti kalau sudah dapat informasi dari anggota saya hubungi lagi ya," ujar Endah.

BERITA VIDEO: Dua Pelajar Pembawa Celurit Diamankan Polsek Kalideres, Diduga Akan Ikut Tawuran

Sebelumnya, seorang pria bernama Yuda Saputra (35) menjadi korban pemukulan oleh mantan anggota Polri Aipda Bagus Arie Wibowo di Jalan Kapuk RT 15 RW 12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Penganiayaan ini terjadi pada 10 Mei 2021, tanpa alasan yang pasti ia dipanggil dan langsung dipukul bagian bibir serta wajah secara berulang kali.

Yuda menceritakan, awalnya rumah yang ditinggali menjadi korban pencurian dan ia tidak meneruskan perkara itu alias berdamai.

"Besoknya habis damai dengan pelaku pencurian di rumah saya. Mantan polisi itu memanggil saya dan tiba-tiba langsung mukul," jelasnya saat dihubungi Rabu (23/2/2022).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved