Kriminalitas

Jadi Korban Jambret, Anak Perempuan usia 11 Tahun di Depok Alami Trauma dan Sejumlah Luka Fisik

Devi akan membuat laporan ke kantor polisi setempat dan berharap agar peristiwa yang menimpa anaknya tak terjadi ke anak-anak lainnya.

Penulis: resign | Editor: Feryanto Hadi
IG @infodepok_id
Tangkapan layar aksi jambret kepada seorang seorang anak perempuan berusia 11 tahun menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Meruyung, Limo, Kota Depok pada Ahad (20/2/2022), kemarin. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Hasyifa, seorang anak perempuan berusia 11 tahun menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Meruyung, Limo, Kota Depok pada Ahad (20/2/2022), kemarin.

Menurut keterangan Devi, ibu korban, saat kejadian berlangsung anaknya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah usai menginap di rumah neneknya.

"Dia (Hasyifa) mau ambil baju salinan saya, bawa handphone (hp). Tapi dia gak main hp di jalan, ditaruh di dalam tas," kata Devi pada Senin (21/2/2022).

Aksi jambret itu terekam kamera pengawas dan diunggah di akun Instagram @infodepok_id. Dalam video tersebut, dua orang pelaku yang berboncengan di sepeda motor melakukan aksi saling tarik tas milik korban.

Baca juga: Harga Kedelai Naik, Ratusan Perajin Tahu Tempe di Kota Depok Lakukan Aksi Mogok Produksi

"Tiba-tiba ada dua orang yang mendekati anak saya  trus langsung ambil tasnya. Langsung main tarik-tarikkan," sambung Devi.

Akibat kejadian tersebut, Hasyifa mengalami sejumlah luka di bagian pelipis dan lebam di bagian perut. "Juga giginya patah kanan kiri," jelasnya.

Saat ini, ujar Devi, puteri masih dalam kondisi trauma dan masih takut untuk keluar rumah. Devi pun sepakat untuk meliburkan sementara aktivias sekolah yang dijalani Hasyifa. "Sekolahnya libur untuk pemulihan mental sama kondisi dia," ujar Devi.

Guna mencegah kejadian serupa, Devi akan membuat laporan ke kantor polisi setempat dan berharap agar peristiwa yang menimpa anaknya tak terjadi ke anak-anak lainnya.

Baca juga: Dukung Pemindahan Ibu Kota, KKJ Usulkan DKI Jakarta Digabung Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi

"Karena belum tentu semua anak kecil sama seperti anak saya yang melakukan perlawanab. Semoga pelakunya tertangkap supaya tidak ada korban yang lain," harap Devi.

Sementara itu, pasca kejadian tersebut, Hasyifa masih mengenali ciri-ciri pelaku, khususnya pelaku yang duduk dibagian belakang sembari merebut tasnya.

"Ciri-cirinya yang balakang pakai kupluk, berbaju abu-abu, pakai topi warna merah dan masker hitam," papar Hasyifa. (M29)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved