Puasa Ramadhan
Trik Langsing Selama Menjalani Puasa Ramadhan, Lakukan 7 Cara Ini
Puasa Ramadhan 2022 sebentar lagi, selain menambah pahala bisa juga mendapatkan bonus langsing. Bagaimana caranya?
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Puasa Ramadhan 1443 Hijriah akan dijalani insyaallah dua bulan lagi.
Seperti yang telah diumumkan PP Muhamaddiyah, 1 Ramadhan 1443 H akan jatuh pada (dilihat dari kalender hijriah) pada Minggu 3 April 2022.
Bulan baik untuk meraih pahala, plus membuat tubuh semakin sehat. Bonusmya bisa membuat tubuh langsing.
Berikut ini tips puasa sehat plus bisa melangsingkan badan saat menjalani puasa Ramadan nanti:
1. Perbanyak makan serat dan protein saat sahur dan buka
Saat menyantap sahur dan buka puasa, pastikan menunya kaya akan serat dan protein.
Daripada makanan tinggi kalori, serat akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama.
Kamu pun bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa kelaparan selama puasa.
Makanan tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan sehingga ketika waktunya makan malam setelah berbuka puasa, kamu tidak kalap dan malah kebanyakan makan.
Baca juga: Mau Cepat Sembuh dari Covid19 ? Stop Makan Gula dan Lakukan Puasa!
2. Hindari makanan dan minuman manis
Meski orang umumnya berbuka puasa dengan makanan yang serba manis untuk mengembalikan energi, tapi jangan terlena sampai kebanyakan.
Terlalu banyak makanan dan minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh, sehingga mengacaukan diet.
Saat berpuasa, produksi insulin tubuh menurun.
Padahal insulin berfungsi untuk mengubah gula jadi sumber energi. Jika gula tak diubah jadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak.
Inilah mengapa makan hidangan manis saat berpuasa bisa bikin gemuk.
Maka, lebih baik pilih makanan dengan karbohidrat kompleks untuk menambah energi. Misalnya dari buah, sayur, dan nasi merah.
Baca juga: Inilah Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan, Masih Tersisa 2 Bulan Lagi
3. Tetap olahraga
Bukan berarti karena puasa dan tidak makan banyak, kamu boleh bermalas-malasan.
Berolahraga justru bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang efektif.
Biasanya tubuh menghasilkan energi dari pembakaran glukosa (gula).
Namun, ketika puasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yaitu cadangan lemak.
Maka, berolahraga saat puasa bisa memicu pembakaran lemak berlebih.
4. Minum banyak air
Pastikan tetap minum banyak air selama bulan puasa, paling tidak 8 gelas per hari.
Kamu bisa menggunakan rumus 2-2-2-2: Dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.
Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen.
Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar.
5. Hindari makan sahur dan buka dengan gorengan
Setelah menahan lapar seharian, kamu mungkin tergoda untuk langsung menyantap makanan berlemak waktu berbuka puasa.
Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang sarat dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat gemuk.
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, ganti dengan lemak tak jenuh.
Lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan karena tidak meningkatkan kadar kolesterol. Kamu bisa mendapatkan asupan lemak tak jenuh dari kacang-kacangan, alpukat, dan ikan.
6. Tidur cukup
Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur.
Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.
Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah.
Bisa-bisa ketika waktunya buka puasa kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak.
7. Jaga porsi makan saat berbuka
Meskipun tidak makan, ngemil, atau minum seharian, kamu tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan buka puasa.
Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba.
Padahal seperti disebutkan sebelumnya, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika puasa.
Gula pun hanya akan diubah jadi lemak dalam tubuh.
Supaya tidak makan berlebihan, coba pakai piring yang ukurannya lebih kecil. Kamu juga bisa sahur atau buka puasa dengan makanan yang bisa bikin cepat kenyang seperti sup. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/puasa-ramadhan122.jpg)