Tawuran

Polsek Bantargebang Dapati Dua Remaja Bawa Celurit saat Berkendara, Diduga Ingin Tawuran

Polsek Bantargebang rutin menggelar razia, dan didapati ada remaja yang membawa celurit. Kuat dugaan senjata itu ingin buat tawuran.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Polisi tengah mengamankan seorang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam saat berkendara di wilayah Bantargebang, Kota Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Mengantisipasi maraknya kejahatan jalanan, Polsek Bantargebang, Kota Bekasi, menggelar operasi pada Sabtu (19/2) dini hari tadi.

Dari operasi itu polisi mengamankan dua orang remaja kedapatan membawa sajam.

Wakapolsek Bantargebang, AKP Ani Widayati membenarkan terkait dua orang remaja yang diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam saat tengah berkendara.

Baca juga: Ganjil Genap Kota Bogor, Minggu 20 Februari Hanya Boleh Dilewati Pelat Genap

"Benar, kejadiannya saat kita tengah menggelar menggelar patroli cipta kondisi," kata AKP Ani Widayati, Sabtu (19/2/2022).

Diungkapkan Ani, peristiwa itu bermula ketika petugas kepolisian menggelar operasi di depan Mapolsek Bantargebang, saat itu petugas melihat dua remaja yang tengah mengendarai sepeda motor bernopol B 6418 FVE.

Karena petugas merasa curiga, polisi berusaha menghentikan kendaraan remaja itu. Namun remaja itu menghindari ketika petugas ingin memberhentikan. Merasa ada yang janggal petugas melakukan pengejaran. Namun, berhasil diamankan.

Baca juga: HKTI Karawang Tolak Pengurangan Jenis Pupuk Bersubsidi, karena Bisa Berdampak Buruk pada Pertanian

Saat dilakukan pemeriksaan petugas mendapati satu buat celurit yang disembunyikan diatas jok motor. Salah remaja itu menduduki celurit tersebut. Atas hal itulah, kedua remaja tersebut langsung digelandang ke Polsek Bantargebang.

"Saat dilakukan pengeledahan, petugas mene satu senjata tajam jenis celurit yang diduduki diatas jok motor," katanya.

Setelah diinterogasi, kedua remaja tersebut masing-masing berinisial IM (18) dan AS (19). Mereka masih berstatus pelajar SMA/sederajat. Mereka pun juga mengakui jika sajam tersebut merupakan miliknya, dan diakui jika sajam itu hanya untuk jaga-jaga.

Baca juga: Suzuki Finance Indonesia Gelar Promo Suzuki Hoki, Ada Diskon Harga Hingga Perpanjangan Tenor

Hingga saat ini kedua remaja tersebut masih dalam pemeriksaan anggota kepolisian Polsek Bantargebang untuk mengetahui apakah kedua remaja tersebut terlihat dalam aksi curat, curas maupun curanmor. Oleh karena itu, pihaknya pun berencana akan melakukan operasi seperti ini secara rutin.

"Pelaku dan barang bukti kita amankan ke polsek untuk dilakukan penyelidikan. Untuk perkembangan kita akan sampaikan kembali nanti," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved