PTM 25 Persen

Siswa Terpapar Covid-19 Bertambah, Disdik Kota Bekasi Terapkan PTM 25 Persen Selama Dua Pekan

Inayatullah mengatakan perubahan PTM menjadi 25 persen ini menginggat kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah saat ditemui di SMPN 21 Kota Bekasi, Bekasi Utara, Rabu (4/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi kembali merubah kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) dari 50 persen, kini menjadi berkapasitas 25 persen.

Pelaksanaan PTM 25 persen akan digelar selama dua pekan kedepan.

Kelapa Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan perubahan PTM menjadi 25 persen ini menginggat kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami kenaikan.

Bahkan katanya siswa yang terpapar saat ini jumlahnya cukup banyak.

"Karena kan kita Covid-19 nya lagi meningkat. Jadi kita harus pakai 25 persen. Nah ini sampai tanggal 1 Maret 2022, jadi selama dua minggu," kata Inayatullah, Jumat (18/2/2022).

Menurut Inayatullah, berdasarkan data hingga tanggal 13 Februari 2022 lalu, jumlah kasus yang terjadi pada satuan pendidikan di Kota Bekasi untuk Tenaga Pendidik di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota/Kabupaten Bekasi sebanyak 68 orang.

Baca juga: Ariza Pastikan PTM 50 Persen di Jakarta Berlangsung Baik, Tidak Ada Kendala

Baca juga: Seorang Siswa Terpapar Covid-19, PTM 50 Persen di SDN Kebon Manggis 01 Ditutup Selama Lima Hari

"Untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat sebanyak 167 orang, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 87 orang dan PAUD sebanyak 11 orang," katanya.

Sementara catatan untuk terjadinya kasus pada peserta didik atau siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota/ Kabupaten Bekasi sebanyak 245 orang. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 330 orang, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 149 orang dan PAUD sebanyak 14 orang. 

"Ini kan masih berjalan. Nanti kita akan evaluasi dua minggu sekali, besok atau jumat depan. Sekarang kan masih kita monitor dan nanti kita lihat perkembangannya," katanya.

Baca juga: Pemkab Bekasi Sigap, Keadaan tak Kondusif, PTM Stop Mulai 14 Februari 2022

Terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) III Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Asep mengatakan bahwa untuk seluruh SMA di Kota Bekasi telah menjalankan PTM 25 Persen sejak 15 Februari 2022 lalu, dan akan berjalan hingga 1 Maret 2022 mendatang.

"Sesuai instruksi pak Wali Kota bahwa di level 3 PTM dilaksanakan maksimal 50 persen dari jumlah siswa," kata Asep.

Pada pelaksanaan PTM 25 persen ini menurut Asep, para siswa akan bergantian atau bergilir dalam satu pekan pelaksanaan PTM.

Baca juga: VIDEO KPAI Minta Pemprov DKI Hentikan PTM, Wagub Bilang Kebijakan Pemerintah Pusat

Mereka atau siswa yang sudah PJJ dalam pekan ini, nanti pada pekan depan mengikuti PTM 25 persen di Sekolah.

"Jadi, pada pekan berikutnya yang sudah PTM giliran PJJ seperti itusecara bergiliran kalau sudah level 2 kembali 100 persen PTM. Tapi, sekolah hanya memberikan kesempatan siswa PTM jika orang tuanya mengijinkan, jika tidak mengizinkan PTM, maka PJJ," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved