Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto Minta Perangkat Desa di Kabupaten Bogor Ikut Turun ke Masyarakat Pantau Kasus Covid-19

Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bogor melonjak tinggi dan banyak warga yang mengalami gejala Covid-19, namun tak mau melakukan swab test.

Editor: Murtopo
Warta Kota/Hironimus Rama
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor meminta petugas kesehatan wilayah memantau warga yang isolasi mandiri di rumah.

Polisiti Partai Gerindra tersebut juga meminta perangkat desa untuk aktif terjun ke masyarakat, memantau kasus Covid-19 dan memberikan edukasi.

"Menyadarkan masyarakat untuk taat protokol kesehatan merupakan tugas bersama. Jadi bukan hanya petugas kesehatan," tandasnya.

Hal itu dikarenakan kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bogor melonjak tinggi dan banyak warga yang mengalami gejala Covid-19, namun tak mau melakukan swab test antigen.

Warga memilih untuk memutuskan sendiri melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kondisi ini banyak terjadi dan tak terpantau petugas kesehatan di wilayah.

Tercatat total kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Selasa kemarin 16.443.

Melonjaknya kasus Covid-19 ini membuat masyarakat Kabupaten Bogor.

Baca juga: Tren Covid-19 Kembali Naik, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Minta Satgas Siaga

"Kami meminta petugas kesehatan di wilayah untuk memantau warga yang isoman di rumah. Hal ini perlu dilakukan agar kesehatan warga terjaga. Pantuan ini juga dapat membuat pengurus lingkungan untuk melakukan tracing," kata Rudy Susmanto, Rabu (16/2/2022).

Polisiti Partai Gerindra tersebut juga meminta perangkat desa untuk aktif terjun ke masyarakat.

Aktif memantau kasus Covid-19 dan memberikan edukasi.

"Menyadarkan masyarakat untuk taat protokol kesehatan merupakan tugas bersama. Jadi bukan hanya petugas kesehatan," tandasnya.

Baca juga: Rudy Susmanto Geram Kasus Kekerasan Seksual Marak di Kabupaten Bogor, Minta Pelaku Dihukum Berat

Rudy Susmanto meminta Pemkab Bogor untuk lebih gencar lagi menggelar vaksinasi Covid-19. 

Sebab, masih banyak warga Kabupaten Bogor yang enggan disuntik vaksin Covid.

Tak hanya vaksinasi 1 dan 2. Vaksinasi booster juga harus gencar dilakukan. Terutama untuk para lansia.

"Memang epidemiolog menyatakan puncak Omicron pada 12 Februari 2022. Kenyataannya kasus Covid di Kabupaten Bogor masih tinggi. Prokes harus ditaati dan vaksinasi Covid juga harus mencapai target," ujar Wasekjen DPP Partai Gerindra itu.

Baca juga: Cegah Klaster Perkantoran, Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogo Gelar Vaksinasi Booster

Rudy Susmanto juga meminta agar Satpol PP Kabupaten Bogor dan aparat keamanan untuk mengedepankan humanisme dalam melakukan razia prokes dan jam malam.

"Masyarakat ingin tetap mencari nafkah di tengah pandemi ini. Makanya penyadaran protokol kesehatan dilakukan secara humanis," ujar Rudy Susmanto.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved