Virus Corona

Viral Medsos, ini Alasan RS Bina Sehat Mandiri Positifkan Orang yang Tidak Pernah Tes PCR

Kembali kesalahan terjadi orang yang normal dinyatakan positif covid, padahal tidak pernah melakukan PCR.

Wartakotalive/Miftahul Munir
Rumah Sakit Bina Sehat Mandiri 

Kesamaan Nama dan Banyak yang Swab, Jadi Alasan RS Bina Sehat Mandiri Positifkan Orang yang Tidak Pernah Tes

WARTAKOTALIVE.COM, KEBON JERUK - Ratusan orang mengantre untuk melakukan swan antigen dan PCR di Rumah Sakit Bina Sehat Mandiri, Kelurahan Duri, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Hal itu menjadi alasan pihak rumah sakit ketika ada video viral seorang wanita bernama Natasha Surya yang dikirimi surat positif Covid-19 ke pesan aplikasi Whatsapp pada (13/2/2022) kemarin.

Marketing Rumah Sakit Bina Sehat Mandiri, Novly Frangky mengaku, setiap hari ada sekitar 200 orang yang datang untuk lakukan swab tes.

Ratusan orang yang pernah swab ini menurut Novly pasti ada kemiripan nama dan hal itu yang menjadikan sistem eror saat input data.

Baca juga: Sebaiknya Lakukan Tes Antigen Atau PCR? Ini Kata Dokter Reisa

"Setelah dilakukan penginputan karena itu sudah keburu disubmit ke peduli lindungi kita ngga bisa langsung takedown (hijaukan kembali aplikasi) juga, karena butuh proses kan," kata Novly.

Novly melanjutkan, wanita selebgram itu sudah mendatangi rumah sakit meminta surat pernyataan permohonan maaf ke pihaknya.

Setelah dibuatkan, pihaknya tetap mengurus untuk mencabut status kategori hitam di aplikasi peduli lindungi Natasha.

Baca juga: Cara Mendapatkan Obat Gratis dari Kemenkes RI untuk Pasien Covid Isoman

"Takutnya dalam 14 hari ke depan masih item kan, jadi dia minta surat keterangan itu terjadi salah penginputan," ucapnya.

Sebelumnya, Viral sebuah pengakuan dari seorang perempuan bernama Natsha Surya di akun tiktoknya di mana ia sengaja dipositifkan oleh Rumah Sakit Bina Sehat Mandiri pada (13/2/2022) kemarin.

Natasha mengaku, dirinya mendapat hasil swab PCR dari rumah sakit tersebut melalui pesan Whatsapp pada sore hari.

Padahal pada hari Sabtu (12/2/2022) ia sama sekali tidak melakukan swab jenis apapun di sana.

Akhirnya perempaun berparas cantik itu mendapat sms dari Kementerian Kesehatan bahwa NIK nya sudah tercatat sebagai pasien Covid-19 pada Minggu pukul 18.45 WIB.

Baca juga: Inilah Syarat Rumah yang Boleh Dipakai untuk Isolasi Mandiri Pasien Omicron

Setelah dicek ke aplikasi peduli lindungi, benar saja bahwa ia sudah masuk kategori hitam atau orang yang baru terpapat Covid-19.

Ia pun mendatangi rumah sakit tersebut untuk meminta pertanggungjawaban karena memang ia tidak pernah swab PCR.

"Status hitam itu bisa hilang kalau sudah 14 hari," kata Natasha dalam video yang viral.

Natasha mengakui pernah swab di rumah sakit tersebut pada Jumat (11/2/2022) dan hasilny negatif Covid-19. (m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved