Virus Corona

Luhut: Omicron Hanya Dua Kali Lebih Mematikan dari Flu Biasa

Luhut mengatakan, sejak 1 Januari 2022, kasus Omicron hingga kini belum melebihi puncak Delta di tahun lalu.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berdasarkan penelitian di luar negeri, tingkat kematian pasien Covid-19 akibat Omicron, menurun dibandingkan pada pertengahan 2020. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berdasarkan penelitian di luar negeri, tingkat kematian pasien Covid-19 akibat Omicron, menurun dibandingkan pada pertengahan 2020.

Menurutnya, Varian Omicron diprediksi hanya dua kali lebih mematikan dari penyakit flu biasa.

"Misalnya pada pertengahan tahun 2020, Covid-19 diprediksi 13 kali lebih mematikan dari flu biasa."

Baca juga: Densus 88 Ciduk Tersangka Teroris Saat Sembunyi di Mapolsek Kampar Riau, Pernah Ingin Serang Polisi

"Namun pada awal tahun 2022 ini Covid-19 yang Omicron, diprediksi hanya dua kali lebih mematikan dari flu."

"Jadi Omicron ini hanya dua kali lebih parah dari penyakit flu," kata Luhut dalam konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/2/2022).

Luhut mengatakan, sejak 1 Januari 2022, kasus Omicron hingga kini belum melebihi puncak Delta di tahun lalu.

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Berkurang Jadi 3.759 Orang

Padahal, apabila merujuk negara lain, puncak Omicron biasanya tiga sampai empat kali lebih tinggi daripada puncak delta.

"Tingkat rawat inap rumah sakit dan tingkat kematian juga masih jauh lebih rendah daripada periode delta," bebernya.

Berdasarkan data-data tersebut, pemerintah, kata Luhut, melakukan antisipasi yang berbeda dalam menghadapi varian Omicron. Antisipasi tetap mengutamakan kehati-hatian agar pandemi tetap terkendali.

"Data ini perlu dipahami oleh kita semua, untuk tidak memperlakukan Omicron ini sama seperti periode delta yang lalu," ucapnya. (Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved