Pembelajaran Tatap Muka

Ariza Minta KPAI Memahami, Soal Penghentian PTM Adalah Kewenangan Pemerintah Pusat

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan untuk kesekian kali bahwa urusan penghentian PTM di Jakarta adalah kewenangan pemerintah pusat.

Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan soal penghentian PTM menjadi kewenangan pemerintah pusat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah pusat untuk mengambil langkah tegas dalam penghentian pembelajaran tatap muka (PTM) khususnya di DKI Jakarta.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan akan selalu menghormati masukkan dari masyarakat, organisasi, lembaga terkait untuk menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Ibu Kota.

"Kami menghormati sejak awal masukkan dari masyarakat, organisasi, terkait penghentian PTM sudah kami usulkan beberapa hari lalu agar dihentikan sementara satu bulan,” katanya, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Ada Prajurit Beli Seragam Sendiri, Jenderal Dudung: Copot Komandan Pelit Sengsarakan Anak Buah!

“Tetapi karena menjadi kewenangan Pempus dalam hal ini Kemendikbud pak menteri memutuskan PTM dari tanggal 4 yang tadinya 100 persen menjadi 50 persen," imbuhnya.

Orang dua di Ibu Kota ini juga mengatakan akan mengevaluasi terkait efektivitas PTM 50 persen, apakah dapat mengurangi jumlah kasus aktif Covid-19.

"Kita coba dulu ini, ke depan efektifvitasnya sejauh mana PTM 50 persen bisa mengurangi menurunkan kasus di sekolah," jelasnya.

Pria yang karib disapa Ariza ini juga mengatakan bahwa selama ini kasus Covid-19 yang ditemukan di sekolah tidak berasal dari lingkungan sekolah, melainkan berasal dari keluarga.

"Untuk diketahui selama ini kasus di sekolah selama PTM bukan terjadi di sekolah.Karena di sekolah itu kasusnya cuma 1, 2 itu artinya anak-anak kita itu atau tenaga pendidik kita itu terpapar virus di lingkungan rumah atau di perjalanan," jelasnya.

Baca juga: Airin Rachmi Diany tak Mau Gegabah, meski Dipuji Politisi Partai Gerindra Soal Pilgub DKI 2024

Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau agar orang tua dapat memastikan anak-anaknya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Kami minta para orang tua saat berangkat sekolah atau pulang harus berhati-hati mencuci tangan, menggunakan masker, dan protokol kesehatan secara taat patuh disiplin dan bertanggungjawab," jelasnya.

Sebagai informasi, Tak puas dengan aturan PTM 50 persen, KPAI desak Gubernur Anies Baswedan untuk hentikan PTM sleama sebulan penuh.

Seperti dikemukakan sebelumnya Mendikburikstek Nadiem Makarim telah mengeluarkan ketentuan Pembelajaran tatap muka dikurangi dari 100 persen menjad 50 persen pada PPKM level 2.

Pemerintah pusat pun didesak untuk mengabulkan usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta PTM dihentikan sebulan penuh.

Baca juga: Ade Yasin Was-was Pasien Covid-19 Membeludak, BOR Isolasi di Kabupaten Bogor Mencapai 47,79 Persen

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, desakan ini disampaikan lantaran penyebaran Covid-19 varian Omicron terus meningkat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved