Balap Liar

Acara Street Race Vakum Karena Covid-19, Pebalap Liar Terpanggil Sukeskan Program Vaksinasi Booster

Pebalap liar tak kehabisan akal saat berhenti ikuti street race akibat panemi virus corona, mereka kini mengikuti program aksinasi booster.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota
Acara balap jalanan (street race) di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara sedot banyak peminat. Kini, ajang itu terhenti akibat pandemi virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Acara street race vakum karena lonjakan Covid-19, komunitas motor memilih sukseskan vaksinasi booster.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan pihaknya telah mengumpulkan perwakilan anggota komunitas motor yang ikut dalam street race.

Pihaknya meminta anggota komunitas mulai dari pemilik bengkel, mekanik, dan juga joki agar bersabar.

"Mohon sabar karena situasi lagi Omicron, sehingga ajang street race, kita tunggu sampai situasi Covid-19 melandai," jelasnya di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Maklumat Sunda Minta Jakarta, Banten, dan Jabar Disatukan, TB Hasanuddin: Pakai Logika

Selama penundaan itu, Polda Metro Jaya akan mengadakan kegiatan vaksinasi booster bagi para anggota komunitas.

Ide ini kata Fadil disambut baik oleh para komunitas otomotif. Bahkan komunitas bersedia mengajak serta keluarga untuk dibooster.

Selama vakum,  Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan memperbaiki manajemen street race.

Hal itu karena street race ternyata menyedot banyak komunitas motor.

"Kevakuman balapan ini kemudian diisi dengan memperbaiki sirkuit lintasan yang akan dipergunakan nanti, karena kita sudah memiliki lima sirkuit di wilayah Jakarta dan sekitarnya," tutur Fadil.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta pebalap liar sabar karena ajang street race sementara waktu dihentikan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta pebalap liar sabar karena ajang street race sementara waktu dihentikan. (Warta Kota/Desy Selviany)

Acara itu juga diklaim meningkatkan keekonomian warga karena di acara itu banyak orang yang berjualan snack, merchandise, jaket, makanan dan sebagainya.

Fadil berharap, dari citra pembalap liar yang perlahan mulai berubah ini dapat terus membawa hal-hal positif kedepannya.

"Mereka juga tidak ingin dicap negatif. Pembalap dengan begal ini beda kata mereka. Itu yang akan mereka buktikan," kata Fadil.

Sementara itu dari komunitas street race mengatakan akan komunikasi ke seluruh komunitas agar bisa menerima penundaan acara sampai angka Covid-19 melandai kembali.

Selama vakum, komunitas balap jalanan menjamin tidak akan menggelar acara balap liar ilegal seperti dulu.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved