Razia Prokes

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satpol PP Palmerah Bersama TNI-Polri dan Dishub Gelar Razia Prokes

Aparat gabungan Palmerah dari Polisi, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP menggelar Razia protokol kesehatan pada Kamis (3/2/2022).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Aparat gabungan Palmerah dari Polisi, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP menggelar razia protokol kesehatan pada Kamis (3/2/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Aparat gabungan Palmerah dari Polisi, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP menggelar Razia protokol kesehatan pada Kamis (3/2/2022).

Hal itu dilakukan akibat terus meningkatnya kasus positif  Covid-19 di Jakarta.

Razia yang digelar aparat gabungan tersebut dilakukan di depan Rusunawa KS Tubun Jalan Taman Bungan I RT02/01, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Aparat gabungan berjumlah 30 orang itu ke bawah kolong fly over dan di depan Rusunawa KS Tubun.

Baca juga: Setelah Riko dan Maman Positif Covid-19, Manajemen Persija Larang Pemain Kontak Dengan Orang Luar

Baca juga: Manajemen Persija Terapkan Bubble System Secara Ketat, setelah Riko dan Maman Positif Covid-19

Baca juga: Joshua Suherman dan Clairine Clay Dinyatakan Positif Covid-19, Akui Tidak Taati Protokol Kesehatan

Kasat Pol PP Kecamatan Palmerah, Sumitro, mengatakan bahwa kegaiatan razia prokes ini rutin dilakukan oleh Tiga Pilar Palmerah.

"Iya, kami selalu di sini lakukan razia tertib masker karena sekarang kita tingkatkan penjagaan tertib masker di setiap kelurahan," kata Sumitro.

BERITA VIDEO: Indah Permatasari Nangis Baca Skenario dan Lihat Keindahan Mandalika Lewat Film Akad

Sebab, jika masyarakat tetap mengabaikan prokes dan pihaknya tidak menehakan, dikhawatirkan kasus Covid-19 terutama varian Omicron semakin banyak.

Sehingga, pihaknya bersama aparat gabungan melakukan penindakan kepada pelanggar protokol kesehatan.

"Kami lakukan penjagaan dengan lintas sektoral terutama dari TNI, Polri, Dishub semua lintas sektoral ikut terlibat dalam hal penjagaan prokes ini," ujar Sumitro.

Kemudian para pelanggar di sana ada sebanyak 18 orang dan hampir semua tidak menggunakan masker.

Kemudian, para pelanggar memilih untuk melakukan kegiatan sosial seperti menyapu jalanan dan membersihkan sampah.

Sempat ada yang melawan karena terburu-buru dari rumah ke Pasar, tapi setelah diberi pengertian akhirnya pengendara motor itu menerima ditindak.

"Kami berikan masker supaya dia pakai masker dan mereka lakukan kerja sosial untuk nyapu dan bersih-bersih lingkungan sekitar penjagaan masker," ucap Sumitro.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved