MotoGP Mandalika 2022

MGPA dan IMI Lakukan Kerja Sama Supaya Sirkuit Mandalika Bisa Mendapatkan Status Grade A dari FIM

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku pengelola race MotoGP telah bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews.com
Ikatan Motor Indonesia (IMI) jalin kerja sama dengan MGPA untuk menyukseskan MotoGP Mandalika. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku pengelola race MotoGP telah bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Kerja sama MGPA dengan IMI salah satunya pihak IMI membuat sirkuit Mandalika mendapatkan status Grade A dari Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM).

Upaya untuk mendapatkan itu yakni menyiapkan marshal, yaitu petugas yang berada di area sirkuit guna membantu pembalap bila terjadi sesuatu.

“Tugas pertama kami adalah bagaimana mengasisteni MGPA untuk meningkatkan grade dari sirkuit. Alhamdulillah catatan dari FIM per kemarin sudah dilaksanakan 90 persen diharapkan minggu depan sudah selesai dan sebelum MotoGP sirkuit sudah berstatus grade A,” kata Wakil Ketua Umum IMI, Sadikin Aksa, dalam konferensi pers di Kantor IMI Pusat, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Baca juga: IMI Turun Tangan Bantu MGPA Sukseskan MotoGP Mandalika, Bamsoet: MotoGP Pertaruhan Nama Indonesia

Baca juga: Dirut ITDC Jamin Tak Ada Genangan Lagi Saat Hujan Turun di Sirkuit Mandalika

Baca juga: Manfaatkan Tes Pramusim di Sirkuit Mandalika, Tiga Tim MotoGP Lakukan Peluncuran di Indonesia

“Kami juga sudah siapkan preseason besok untuk latihan kru dan marshal dari orang Indonesia untuk persiapan bulan Maret. Kami harapkan secara teknis dari olahraganya bisa kami selesaikan ontime, Insya Allah tidak halangan event ini bisa sukses dan kita bisa bawa nama harum Indonesia,” ujar Sadikin.

Sementara itu, Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo meyakini hadirnya MotoGP di Indonesia bisa semakin memperkenalkan Indonesia di kancah dunia.

Hal itu sudah terlihat saat sirkuit Mandalika menggelar ajang World Superbike pada November tahun lalu.

“Jadi MotoGP 18-20 maret ini pertaruhan nama Indonesia, jadi diminta atau tidak IMI pasti akan ikut bantu memperlancar dan menjaga nama baik Indonesia. Ini merupakan kejuaraan dunia roda dua pertama di Indonesia, terakhir 1997, 25 tahun lalu. Tentu kita ingin dapat nilai tambah dari acara ini. Ratusan miliar kita keluarkan untuk siapkan ini bahkan sirkuitnya triliunan, kita tidak ingin dana ini sia-sia,” kata Bambang.

BERITA VIDEO: Tanggapan Kapten Persikota Soal Prilly Latuconsina

“Alhamdulillah kemarin dari acara WSBK, nila pariwisata kita luar bisa meningkatnya baik dari sisi promosi maupun peningkatan ekonominya, dalam seminggu naik 5 persen di NTB dan sekitarnya bahkan berimbas sampai ke Bali,” terang Bambang.

Seperti diketahui, sebelum menggelar race MotoGP pada 18,19 dan 20 Maret 2022, Sirkuit Mandalika akan lebih dulu menggelar tes pramusim pada 11,12 dan 13 Februari 2022.

Bisa Coba Sirkuit Mandalika

Selain itu, Bambang menyarankan agar sirkuit Mandalika bisa dipakai oleh seluruh masyarakat.

Ketua MPR RI yang akrab dipanggil Bamsoet itu menyarankan agar PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC meniru Abu Dhabi dalam meraup untung pariwisata dari pengadaan sirkuit.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved