Berita Kesehatan

Meningkatnya Praktik Teleterapi, PanaCast 50 Jawab Kebutuhan Psikolog untuk Konsultasi Jarak Jauh

Meningkatnya Praktik Teleterapi, PanaCast 50 Jawab Kebutuhan Psikolog untuk Konsultasi Jarak Jauh

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ilustrasi Teleterapi 

Layanan konseling psikologi daring Riliv menyatakan setiap bulan terdapat 18 ribu pengguna yang menggunakan aplikasinya untuk kebutuhan konsultasi.

Angka tersebut dinilai meningkat cukup pesat serta didominasi oleh pasien yang datang dengan berbagai keluhan, khususnya terkait kelelahan bekerja di masa pandemi.

Hal ini menunjukan bahwa melakukan layanan teleterapi merupakan salah satu alternatif layanan yang dibutuhkan semasa pandemi.

Terlebih, adanya kemudahan akses untuk berkonsultasi secara daring memudahkan pasien untuk berkomunikasi dengan tenaga ahli, di manapun mereka berada.

Baca juga: TNI Kini Berwenang Tentukan Jumlah Personel dan Penempatan Pos untuk Jaga Freeport di Papua

Baca juga: Mini Cooper Tabrak Tiang Listrik dan Pohon di Kelapa Gading, Sopir dan Penumpang Tewas

Melihat pentingnya proses konseling antara pasien dan psikolog berjalan secara optimal.

Business Development Manager Video Jabra Indonesia Louis Sudarso mengatakan efektivitas waktu yang dihabiskan oleh pelaku teleterapi sudah seharusnya dimaksimalkan sebaik mungkin.

"Oleh karena itu agar sesi dapat berjalan dengan maksimal layaknya sesi tatap muka, dibutuhkan adanya perangkat yang dapat mengakomodir kualitas suara serta gambar yang sama baiknya," ungkap Louis.

Menurut Louis, adanya dukungan perangkat yang menunjang hasil suara maupun kualitas gambar yang dihasilkan oleh kamera video berpengaruh sangat besar pada keberhasilan aktivitas konsultasi secara daring.

“Kita mengetahui bahwa psikolog maupun pasien harus melakukan komunikasi yang baik, agar setiap keluhan yang dialami oleh pasien dapat dimengerti secara penuh," jelas Louis.

"Selain itu, kualitas citra gambar juga diupayakan sebaik mungkin agar psikolog mampu melihat dan menganalisa gerak tubuh serta mimik wajah pasien.” tambahnya.

Sehingga, dengan kelancaran proses konseling, psikolog maupun psikiater bisa mendapatkan sampel diagnosis yang lengkap dan terperinci.

Jabra, sebagai perusahaan audio video menyadari pentingnya hal tersebut, serta melihat bahwa tren konsultasi maupun bekerja secara jarak jauh dapat menjadi perubahan gaya hidup yang akan terus dijalankan bahkan selepas usainya pandemi.

Melihat hal tersebut, perangkat Jabra PanaCast 50 hadir untuk menjawab kebutuhan akan perangkat yang dapat secara maksimal menunjang kualitas audio serta video dari kalangan pekerja profesional saat ini, termasuk pekerja di industri kesehatan.

Kamera pintar Jabra PanaCast 50 dilengkapi kualitas 4K panoramic dengan sensor 13 megapiksel yang cocok untuk digunakan pada ruangan dengan kebutuhan meeting yang lebih besar.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved