Cetak Dua Gol Untuk Membalikkan Keadaan, Herman Dzumafo: Saya Pemain Paling Beruntung Malam Ini

Dzumafo mampu menunjukkan bahwa kualitasnya sebagai seorang striker masih belum ‘habis’ di usianya yang kini menginjak 41 tahun.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/Rafsanjani Simanjorang
Foto: Pemain Bhayangkara FC Herman Dzumafo Epandi 

WARTAKOTALIVE.COM.COM, JAKARTA –- Age is just number (usia hanyalah angka).

Ungkapan itu sepertinya tepat diberikan bagi Herman Dzumafo.

Dzumafo mampu menunjukkan bahwa kualitasnya sebagai seorang striker masih belum ‘habis’ di usianya yang kini menginjak 41 tahun.

Hal itu ia buktikan saat Bhayangkara FC menghadapi Barito Putera pada lanjutan laga BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Ngurah Rai, Bali, Selasa (1/2/2022).

Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82 saat Bhayangkara FC tertinggal 0-1, Dzumafo berhasil membalikkan keadaan dan membawa timnya menang.

Ia memecahkan kebuntuan Bhayangkara FC yang sulit mencetak gol dengan sumbangan dua golnya lewat sundulan.

Seusai laga, Dzumafo mengatakan bahwa dirinya sangat beruntung di laga ini karena bisa mencetak 2 gol kemenangan.

Baca juga: Lindungi Kerahasiaan Data Puluhan Ribu Dokter, Aplikasi Ini Diganjar Sertifikasi ISO 27001

Baca juga: Rahmad Darmawan Sebut Absennya Renan Alven dan Kim Jun-sung Jadi Penyebab Kekalahan Barito Putera

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan rekan-rekannya yang memberikan kepercayaan kepadanya.

“Mungkin saya pemain paling beruntung di malam ini ya, karena semua teman-teman sudah kerja keras. Banyak kesempatan yang tercipta tapi belum bisa cetak gol dan ketika saya masuk dapat bola pertama saya bisa cetak gol dan begitu yang kedua juga,” kata Dzumafo.

Menurutnya skema gol sundulan yang dicetaknya biasa ia lakukan saat latihan.

Baca juga: Pemkot Bekasi Was-was pada Lonjakan Kasus Covid-19, Gelar Tes Acak Bagi yang Kerja di Jakarta

Baca juga: Komunitas Jurnalis Turing ke TN Gunung Halimun Salak, Tommy Kurniawan: Kelestarian Alam Harus Dijaga

“Gol yang saya ciptakan itu skema yang biasa kami lakukan ketika latihan, sudah disiapkan oleh coach ketika latihan. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman dan seluruh tim,” ujarnya.

Seperti diketahui, Dzumafo kembali didatangkan Bhayangkara FC pada bursa transfer paruh musim ini setelah sebelumnya sukses membawa Dewa United promosi ke Liga 1.

Pelatih Paul Munster menilai keputusan mendatangkan kembali Dzumafo meski tidak muda lag, karena menurutnya pemain naturalisasi itu masih mempunyai kualitas dan kepribadian yang bagus juga untuk tim.

Baca juga: Total Sembilan Anggota DPR Positif Covid-19, 80 PPNS dan Tenaga Ahli Juga Kena

Baca juga: Sopir dan Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Mini Cooper di Kelapa Gading, Rabu (2/2/2022) Dini Hari

“Usia cuma angka, saya sudah tahu dia dari 2019. Dia adalah pemain yang bagus, orangnya baik juga. Dia bermain dengan tim bagus dan sangat dibutuhkan dalam tim,” kata Paul Munster.

“Saya tahu kualitasnya dan bisa dilihat gol yang dicetak Dzumafo. Tidak banyak pemain yang main di liga bisa cetak sundulan seperti dia tadi,” pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved