Rabu, 8 April 2026

Anies Minta Masyarakat Tenang Meski Kasus Omicron Melonjak

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini mengklaim, kasus Covid-19 sekarang tidak separah bulan Juni-Juli 2021 silam.

Warta Kota/ Miftahul Munir
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mendatangi Klenteng Hian Thian Siang Tee Bio, Palmerah, Jakarta Barat pada Selasa (1/2/2022) sekira pukul 12.30 WIB. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tetap tenang, meski kasus Covid-19 varian Omicron meningkat di Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini mengklaim, kasus Covid-19 sekarang tidak separah bulan Juni-Juli 2021 silam.

Saat itu kebutuhan tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit meroket.

“Ini situasi di mana kita harus tenang, kita harus sadar bahwa iya atau Omicron ini meningkat, iya kita harus hati-hati. Tapi di sisi lain tingkat keparahannya itu tidak seperti enam bulan lalu,” kata Anies usai meninjau Klenteng Hian Thian Siang Tee Bio, Jalan Palmerah Selatan Nomor 5, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (1/2/2022).

Anies juga mengimbau masyarakat untuk menjalani isolasi di fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah jika bergejala batuk, demam dan lainnya. Guna menghindari penyebaran Covid-19 meningkat, dia juga menyarankan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama berada di luar rumah.

“Disiplin supaya tidak menularkan kepada yang lain. Terkait kebijakan-kebijakan lain kami akan monitoring, evaluasi bersama dengan pemerintah pusat,” ujar Anies.

Seperti diketahui, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi dan ICU di rumah sakit Jakarta terus naik sering bertambahnya warga yang terpapar Covid-19. Bahkan BOR untuk isolasi sudah mencapai 57 persen dan ICU sudah 22 persen.

Baca juga: Sudah 2.980 Penduduk Indonesia Tertular Omicron, Transmisi Lokal Mulai Dekati Kasus Impor

Baca juga: Perlu Tindakan Tegas Mafia Pupuk Bersubsidi, Bercokol di distributor, penyalur dan Area produksi

“BOR (isolasi) dari 4.445 unit yang terpakai sekarang 2.593 kemudian ICU dari 651 (yang disediakan), telah terpakai 145. Jadi, ada peningkatan,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Senin (31/1/2022) malam.

Berdasarkan data yang dia punya, jumlah yang terpapar Omicron mencapai 2.525 orang. Rinciannya, dari pelaku perjalanan luar negeri sebesar 1.373 orang atau 54,4 persen dan kasus transmisi lokal 1.152 orang atau 45,6 persen.

Baca juga: Anies Baswedan Diberi Teko dan Cangkir Kopi dari Pengurus Vihara Hian Thian Siang Tee Bio

Baca juga: Momen Perayaan Imlek, Ganjar Pranowo Kunjungi Rumah Trisno Yoewono, Veteran Keturunan Tionghoa

Dalam kesempatan itu, Ariza meminta masyarakat untuk waspada dan tetap mematuhi prokes 5M. Ariza juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah, kecuali ada keperluan mendesak.

“Apa yang menjadi perhatian sering saya sampaikan sekarang Omicron itu dari transmisi lokal meningkat drastis. Jadi jangan dikira Omicron semua dari luar negeri tapi sekarang sudah terpapar ke warga kita, sehingga warga kita bisa menularkan ke yang lain,” katanya. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved